Foto : Kapal Mentawai Fast sepi penumpang sejak diberlakukan Rapid Test

mediaterobos.com, Sumbar- Penumpang Mentawai Fast keluhkan tingginya biaya Transportasi dari Padang ke Kepulaun Mentawai dan sebaliknya dari Kepulaan Mentawai dengan adanya biaya tambah Rapid Test hal ini disampaikan salah satu Penumpang Doni.

"Saya batal lebaran Raya Idul Adha 1441 H, pingin hati ingin mengumpul bersama orang tua namun hal itu kandas, karena adanya biaya tambahan Rapid Test,apalagi saya adalah seorang mahasiswa,rencana kami berlebaran bersama orang tua tidak jadi," ucap Doni, Senen 3 Agustus 2020 di pelabuahn Mentawai Fast.

"Ditambah lagi biaya kos kami di padang naik melulu, saya sebagai mewakili masyarakat Mentawai khususnya Mahasiswa asal mentawai. Kami meminta pada pemerintah supaya biaya Rapid Test ini di tanggung atau ditiadakan," tambah Doni.

Plt.Kepala KSOP Teluk Bayur, Simauel Darmawan  mengatakan penumpang kapal yang berangkat dari Kota Padang menuju Mentawai adalah kewenangan KSOP Teluk Bayur. "Harus pakai Rapid Test, dan sesuai protokol petunjuk kesehatan pemerintah," tandasnya.

Sebelum ada pentunjuk dari Kementerian Perhubungan, selama ini penumpang kapal Rapit Test  disubsidi tapi sekarang tidak ada lagi subsidi sekarang penumpang yang bayar biaya Rapit Test Rp. 150.000.

"Seluruh penumpang yang akan berangkat tetap wajib dilakukan Rapit Test, untuk itu kita himbau kepada Pemilik Perusahaan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan ajuran pemerintah baik dari satgas maupun dari Kementerian Perhubungan," tambahnya. 

Direktur Mentawai Fast, William mengatakan pada Pademi Covid 19 ekonomi masyarakat sedang lagi susah banyak penumpang kita yang membatalkan keberangkatan karena dengan adanya biaya tambahan Rapit Test sebanyak 150 ribu rupiah yang ditanggung penumpang.

"Kemaren sebelum ada biaya tambaan Rapit Test yang dibebani pada penumpang dapat subsidi untuk biaya Rapit Test, sejak diberlakukan biaya rapit Test di berlakukan mulai 1 Agustus 2020, penumpang menurun sampai 70 Parsen, banyak penumpang yang membatalkan keberangkatan mereka, kita pihak perusahan meminta pada pemerintah harap ditinjau lagi aturan ini apalagi kita membawa penumpang antar daerah dalam  provinsi, biasanya keberangkatan padang Mentawai ada 250 orang, sejak diberlakukan Rapid Test penumpang Mentawai Fast hanya 50 sampai 70 orang saja," pungkasnya mengakhiri.(Man)

NASIONAL

 
Top