mediaterobos.com, Pesisir Selatan- Dampak  covid- 19 pada sektor ekonomi sangat dirasakan oleh setiap elemen masyarakat. Guna membantu hal ini, Pemerinta  membentuk program bantuan langsung tunai (BLT) dari Kemensos, Provinsi, Kabupaten juga sumber dari dana desa (DD),  untuk warga terdampak.

Diketahui, bantuan langsung tunai dana desa (BLT- DD) tahap dua sudah didistribusikan kepada keluarga yang terdampak covid- 19 di nagari Limau Purut, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

"Ya, BLT- DD tahap dua hari ini kita salurkan kepada warga terdampak covid- 19," kata wali nagari Limau Purut Surianto kepada  media ini, Jumat 26 Juni 2020 di kantornya.

"Hari Ini BLT- DD tahap dua kita bagikan kepada warga penerima sebanyak 107 KK, per KK dibagikan sebanyak RP. 600.000," cakap Surianto wali nagari Limau Purut.

Diterangkan Surianto wali nagari Limau Purut, dalam rangka percepatan penanggulangan wabah covid 19, pemerintah Republik Indonesia memberikan bantuan sosial kepada warga yang terdampak covid- 19, melalui program bantuan langsung tunai yang bersumber dari Kemensos, Provinsi, Kabupaten dan dana desa.

“Kita ucapkan terima kasih kepada pemerintah, yang memberikan bantuan sosial warga terdampak Covid-19, khususnya di nagari Limau Purut, melalui program BLT, salah satu kriteria warga penerima BLT- DD adalah warga yang tidak masuk dalam program bantuan seperti BSPS PKH/ kartu penyangga ekonomi (KPE)," tambahnya.

Surianto wali nagari Limau Purut berharap, "semoga BLT- DD yang dibagikan bermanfaat, dapat meringankan beban ekonomi dimasa covid- 19 yang mewabah saat ini, kesehatan harus di jaga, sering cuci tangan, patuhi anjuran dari pemerintah, belanjakan BLT- DD ke makanan yang bergizi," ucapnya.

Sementara itu, sambung Surianto, selain BLT- DD. Tahun ini warganya juga  mendapat bedah rumah dari dana desa  sebanyak 4 unit rumah, dari Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak satu unit rumah, dengan pagu anggaran satu unit rumah RP. 20.000.000,.

"Terimakasih yang dalam kami ucapkan kepada BAZDA Kabupaten, yang telah membantu warga nagari Limau Purut melalui bedah rumah, alhamdulillah, sehinggah satu unit rumah tahun ini sudah kami dapatkan," katanya.

Sementara itu Surianto menambahkan, memutus mata rantai penyebaran, penularan virus corona covid- 19, dia mengajak masyarakat harus menjaga kebersihan dan selalu memakai masker, patuhi anjuran pemerintah.

Dijelaskan Surianto, bahwa permasalahan pandemi covid- 19 ini merupakan bencana yang saat ini sedang dihadapi berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

”Kita yang berada diwilayah nagari Limau Purut, walaupun termasuk wilayah zona hijau, namun kita harus selalu waspada dan jangan sampai wilayah kita terjangkit virus corona covid- 19," ujar Surianto lagi.

”Oleh karena itu, kami Pemerintah nagari Limau Purut mengajak masyarakat pola hidup sehat sehinggah covid-19 tidak berjangkit di Limau Purut ini," sambungnya.

Namun pada prinsipnya, Lanjut Surianti, penularan virus corona covid- 19 akan berjangkit apabila kebersihan tidak di jaga, baik itu kebersihan lingkungan maupun kebersihan diri.

”Kepada semua warga nagari Limau Purut, saya menghimbau untuk mengikuti anjuran pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus corona covid-19 dengan cara,  rajin mencuci tangan dengan sabun, selalu jaga jarak, dan pakai masker," ajak Surianto wali nagari Limau Purut.

”Kita optimis, permasalahan virus corona covid- 19 ini akan dapat kita lalui kalau masyarakat semua kompak bergotong royong secara bersama - sama mengikuti apa apa yang dianjurkan pemerintah," tutup Surianto mengakhiri. (**)

NASIONAL

 
Top