mediaterobos.com 

Nias-Total transfer dana dari Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Nias untuk Tahun anggaran 2019 sebesar Rp.227.180.702.825 (Dua ratus dua puluh tujuh milyar seratus delapan puluh juta tujuh ratus dua ribu delapan ratus dua puluh lima rupiah).

Demikian disampaikan Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM, dalam sambutannya pada acara Rakor penyusunan Ranperdes  tentang APBDes Se Kabupaten Nias T.A 2019 yang dilaksanakan di Aula Paroki Hiliweto Gido, Rabu (13/02/2019).

Drs.Sokhiatulo Laoli,MM Bupati Nias yang membuka secara resmi Rakor tersebut, menyampaikan berkenan dengan penyusunan Ranperdes tentang APBDes Sekabupaten Nias T.A 2019, "Kami informasikan bahwa pagu Dana Transfer yang menjadi bagian dari pendapatan Desa untuk T.A 2019 yakni.

1.DD sebesar Rp 180.585.127.000,00 (Seratus Delapan puluh milyar lima ratus delapan puluh lima juta seratus dua puluh tujuh ribu rupiah).

2.ADD sebesar Rp. 45.763.716.900,00 (Seratus puluh lima milyar tujuh ratus enam puluh tiga juta tujuh ratus enam belas ribu sembilan ratus rupiah).

3.Bagian hasil pajak daerahnya sebesar Rp.538.208.925,00 (Lima ratus tiga puluh delapan ribu sembilan ratus dua puluh lima rupiah).

4.Bagian hasil retribusi daerah sebesar Rp.293.650.000,-(Dua ratus sembilan puluh tiga juta enam ratus lima puluh ribu rupiah).


Sehingga total transfer dana dari Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Nias untuk Tahun anggaran 2019 sebesar Rp.227.180.702.825,-( Dua ratus dua puluh tujuh milyar seratus delapan puluh juta tujuh ratus dua ribu delapan ratus dua puluh lima rupiah).

Menurut Sokhiatulo, jumlah ini sangat signifikan.

"Jumlah ini sangat signifikan peningkatannya jika dibandingkan dengan Tahun 2018 2018,sehingga patut kita berikan apresiasi yang tinggi bagi Pemerintah pusat atas komitmen membangun Desa melalui sesuai dengan agenda utama dalam nawacita yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

"Sebagai salah satu bentuk Apresiasi kita terhadap perhatian Pemerintah pusat, maka diharapkan agar 1). Kepala Desa bersama dengan ketua BPD berkomitmen untuk segera mengambil langkah-langkah percepatan penyusunan APBDes T.A 2019; 2). Mempedomani peraturan menteri Desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi Nomor.16 Tahun 2018 tentang prioritas penggunaan dana desa Tahun 2019 diprioritaskan untuk bidang pembangunan dan bidang pemberdayaan; 3). Menggunakan aplikasi siskeudes terbaru yakni versi 2.0 dalam penyusunan APBDes T.A 2019, yang telah disesuaikan dengan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan Desa dan 4). Melaksanakan penyelenggaraan kegiatan dengan arah kebijakan perencanaan pembangunan Kabupaten sehingga tidak ada kegiatan yang tumpang tindih. " Harap Sokhiatulo Laoli.

Selanjutnya dijelaskan Dia, bahwa memperhatikan hasil audit yang telah dilaksanakan oleh inspektorat daerah Kabupaten Nias terhadap pelaksanaan APBDes dan penyelenggaraan Pemerintah Desa, setidaknya terdapat 3 point penting yang sering ditemukan dan menjadi perhatian untuk pelaksanaan APBDes selanjutnya yakni.

1.Penataan Administrasi Desa belum dibuat sebagaimana mestinya.

2.Pengeluaran APBDes yang tidak didukung dengan bukti-bukti yang lengkap.

3.Kekurangan volume pekerjaan fisik.

Diakhir katanya Sokhiatulo menghimbau seluruh kepala Desa agar dalam pelaksanaan APBDes memperhatikan azas pengelolaan keuangan Desa yaitu Transparan, Akuntabel,partisipasi serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran. (trh)
 
Top