mediaterobos.com Padang Panjang- Demi meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja PNS, Pemerintah Kota Padang Panjang bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia menyelenggarakan Ujian Kompetensi dalam rangka Pemetaan Pada Pegawai Negri Sipil di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA di Auditorium Mifan, Senin (21/1).

Acara turut dihadiri oleh Ketua Tim Asesor dari Universitas Indonesia Drs. Psi. Moch. Dahsyat, Psikolog Msc. HRD, Wakil Walikota Padang Panjang Drs. Asrul, Pejabat Sekda Martoni, S.Sos, M.Si, Asisten dan Staf Ahli.

Dalam sambutannya, Fadly mengatakan ini merupakan sebuah langkah awal dalam mencapai cita - cita untuk memenuhi kejayaan Padang Panjang.

Proses asesmen merupakan cara untuk menempatkan seseorang sesuai dengan keahliannya serta bidang yang dikuasai masing - masing PNS.

"Asesmen ini kita inginkan bagaimana orang - orang yang ujian ini punya ilmu dalam satu bidang, sesuai kemampuannya, ilmunya bagus, orang - orangnya brilian, dan ditempatkan sesuai ilmu yang mereka punya", jelas Fadly.

Fadly juga mengatakan pemetaan yang ada sekarang ini tentunya diharapkan akan lebih meningkatkan kinerja dan memperkuat hasil kinerja dari pejabat yang mengikuti uji kompetensi ini.

"Kedepannya kita harapkan pemetaan yang kita lakukan sekarang ini dapat menjadi pilihan yang baik dan sebagai pedoman bagi pejabat bahwasanya ilmu yang dimiliki akan bermanfaat apabila ditempatkan pada bidang dan posisinya masing - masing", harap Fadly.

Sedangkan Plh. Kepala BKPSDM Hendra Putra, S.ST, MT, menyampaikan tujuan dilaksanakannya uji kompetensi ini adalah agar terwujudnya pengelolaan SDM aparatur di lingkungan Pemko Padang Panjang yang baik dalam upaya optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Peserta uji kompetensi pada pemetaan PNS adalah pejabat struktural mulai dari pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, dan pejabat pelaksana dari unsur fungsional umum yang berjumlah 477 orang.

Acara ini diselenggarakan selama empat hari, terhitung hari ini (21/1) hingga Kamis depan (24/1). Metode pelaksanaan ujian ini merupakan sebuah pendekatan asesmen berbasis potensi. (gto)
 
Top