mediaterobos.com Kota Pariaman- Untuk pengembangan smart city di Kota Pariaman, Pemko Pariaman melalui Dinas Kominfo Kota Pariaman menggelar rapat koordinasi Smart City Development dengan Kantor Staff Kepresidenan Republik Indonesia Open Goverment Indonesia (KSP - OGI) dan Deputy Controller Division of Administration dari Idaho U.S.A di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Jumat (14/9) siang.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, dalam sambutannya mengatakan bahwa dari rapat ini akan melahirkan kerjasama Pemko Pariaman dengan kantor staf kepresidenan RI, untuk mewujudkan Kota Pariaman sebagai kota cerdas berbasis teknologi dan informasi. Sebuah kota bisa disebut sebagai kota pintar atau smart city, jika sudah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi hingga level tertentu dalam proses tata kelola dan operasional sehari - sehari.

"Integritas teknologi tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi membagikan informasi kepada publik, hingga memperbaiki pelayanan pemerintah kepada masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat", terangnya.

"Peran Internet Of Things (IOT) dalam mewujudkan konsep smart city sangatlah vital, perangkat IOT mampu mengirim informasi dan melakukan tindak lanjut melalui jaringan dengan campur tangan manusia yang minimal, sehingga mampu melakukan beragam fungsi secara otomatis", lanjutnya.

Sejauh ini, lanjut Genius, Pemko Pariaman sudah membuat 12 aplikasi dalam tahun anggaran 2018, semua yang kita buat tersebut demi mengembangkan Kota Pariaman sebagai smart city.

Dikatakannya, bahwa Pemko Pariaman juga sudah melakukan studi banding kebeberapa kota yang telah lebih dulu menerapkan smart city, seperti Bandung, Surabaya dan Banyuwangi, dan dari hasil study banding tersebut penerapan smart city di Banyuwangi yang sangat bisa kami terapkan di Kota Pariaman.

"Pada saat ini Pemko Pariaman melalui Dinas Kominfo Kota Pariaman juga sedang menjalin kerjasama dengan Pemerintah Banyuwangi, untuk sharing informasi dan aplikasi yang ada disana, untuk segera diterapkan juga di Kota Pariaman", ujarnya.

Genius berharap, dengan kunjungan dari Staff Kepresidenan KSP - OGI RI dan Deputy Controller Division of Administration dari Idaho USA America ke Kota Pariaman ini, akan semakin menguatkan Pemko Pariaman dalam mewujudkan pengembangan Kota Pariaman sebagai salah satu Kota Smart yang ada di Indonesia.

Sementara itu, Kantor Staff Presiden RI, Gibran mengatakan bahwa kota bisa dikatakan cerdas tidak hanya dilihat dari alatnya saja, namun hasilnya sebagai fungsi kepemimpinan dalam memecahkan masalah kota.

"Konteks kota cerdas adalah kota yang mampu mengelola sumberdaya yang dimiliki secara efektif dan efisien untuk menciptakan kota yang aman, nyaman, dan berkelanjutan melalui dukungan teknologi, SDM, dan tata kelola yang baik", terangnya.

Gibran berharap semoga dengan setelah dilakukannya studi banding oleh Kota Pariaman ke Banyuwangi yang sudah bisa dikatakan sukses mengembangkan smart city, semoga studing banding tersebut dapat menjadi tolak ukur untuk pengembangan smart city di Kota Pariaman kedepannya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputy Controller Division of Administration dari Idaho USA America Crish Strow mengatakan bahwa apa yang sedang dilakukan oleh Pemko Pariaman sama halnya dengan yang dilakukan  oleh masayarakat pada umumnya di Idaho USA America, hanya saja kami lebih dulu selangkah dibanding Indonesia.

Crish juga mengungkapkan kesiapannya untuk membantu Indonesia dalam rangka mewujudkan smart city di Kota Pariaman mulai sekarang hingga kedepannya", tukasnya.

"Saya percaya dengan dikembangkan smart city ke berbagai daerah yang ada di Indonesia salah satunya Kota Pariaman ini, kedepan diharapkan Indonesia bisa menjadi negara yang berpengaruh dalam perkembangan dunia khususnya di Asia Tenggara", tutupnya mengakhiri.(*)

Sumber Kominfo Kota Pariaman
 
Top