Padang Panjang, mediaterobos.com – Melalui tema Dengan bimbingan Manasik Haji kita siapkan Jamaah Haji yang berilmu dan mandiri untuk memperoleh Haji Mabrur. Kota Padang Panjang akan memberangkatkan sebanyak 210 calon Jemaah Haji tahun 2018 ke Tanah Suci Mekkah. Sebelum keberangkatan Calon Jemaah Haji akan diberikan bimbingan dan pelatihan dalam pelaksanaan Haji di Aula Perguruan Thawalib Putra, Selasa (3/7).

Dalam sambutannya, Walikota Padang Panjang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Drs. Eri menyampaikan selamat kepada calon jemaah haji semoga menjadi haji yang mabrur. Eri juga berpesan agar jemaah haji dapat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Kementrian Agama Padang Panjang ini dengan sebaik mungkin, meskipun calon jemaah telah mendapatkan bimbingan juga dari kelompok bimbingan di Kota Padang Panjang. "Mudah - mudahan ilmu yang diterima dapat diserap dan menjadi bekal untuk pelaksanaan ibadah haji nantinya," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan manasik haji ini, diharapkan dapat menyatukan calon jamaah haji Kota Padang Panjang seutuhnya, sekaligus terjalinnya rasa persaudaraan sesama jamaah haji dan terwujudnya rasa saling bantu bagi sesama jamaah. Calon Jamaah Haji yang telah siap berangkat ke tanah suci Mekkah diharapkan dapat mengkondisikan diri dengan cara melatih kesabaran, meluruskan niat ibadah karena Allah, disiplin dalam mengatur waktu dan menjaga kesehatan dengan menjaga pola makan serta istirahat yang cukup.

Sementara itu, Kepala Kementrian Agama Kota Padang Panjang Drs. H. Gusman Piliang, MM menyebutkan saat ini Padang Panjang bergabung dengan Kota Pariaman pada Kloter 11. "Insyaallah kita akan berangkat pada tangaal 27 Juli menuju embarkasi Padang, kita bergabung dengan Kota Pariaman, secara kesulurahan calon jamaah yang berangkat sekitar 393 orang", jelasnya.

Tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan memberikan pemahaman pada calon jamaah haji, memberikan informasi mengenai manasik haji, mengenai keterampilan dan kemampuan tentang pelaksanaan ibadah haji yang sesuai dengan buku manasik haji, memberikan pengetahuan, kemampuan tata cara kesehatan dan keselamatan dalam pelaksanaan ibadah haji, serta memberikan informasi, gambaran situasi dan kondisi yang akan dan kemungkinan terjadi baik selama di perjalanan ataupun selama di tanah suci.

Selama ini, Pemerintah dan Kementrian Agama telah berupaya untuk menjalankan inovasi - inovasi dan selalu bertekad dalam meningkatkan pelayanan dan kenyaman untuk jemaah haji. Gusman sangat mengapresiasi kepada Pemerintah yang telah menanggung biaya domestik dari Padang Panjang ke Padang dan sebalinya. "Jadi jamaah haji kita tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membayar transportasi dan biaya angkutan barang karena telah diditanggung oleh Pemerintah," ujar Gusman.
Dengan begitu, diharapkan pada calon jamaah haji bisa mandiri agar dapat melaksanakan ibadah dengan baik serta dipesankan kepada jamaah haji untuk selalu menjaga kekompakan dan kesehatan. 
 
Top