Padang Panjang, mediaterobos.com -  Gulitanya pagi berselimutkan dinginnya Kota Padang Panjang, tak dihiraukan para pekerja di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Padang Panjang, yang terletak di Kelurahan Silaing Bawah.

Sekira pukul 3.00 WIB, Sabtu, (20/6), Satu- persatu para pekerja datang , memulai aktifitasnya membantai sapi-sapi untuk diambil potongan dagingnya dan di jual di Pasar Pusat Padang Panjang. Diantaranya juga di jual di daerah lain di Sumatera Barat. 

Dini hari itu, sosok orang nomor  satu di Kota Padang Panjang pun tiba. Walikota H. Fadly Amran, BBA, Datuak Paduko Malano didampingi sejumlah Kepala OPD  melihat langsung proses pemotongan sapi-sapi tersebut.

Wako Fadly juga tampak mendengarkan aspirasi para pekerja di RPH. "Aspirasi yang didengar akan dibahas tahun ini. 
Kita berharap ada perkembangan, pembangunan yang dijalankan untuk RPH dan pekerja di RPH ini," ungkap Wako Fadly.

Dari percakapan dengan Walikota, aspirasi yang diharapkan antaralain, pembaharuan lantai yang tidak licin, pembaharuan saluran air, serta peningkatan sarana prasarana RPH ke arah yang lebih modern.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang, Ade Nefrita Anas, SP menyampaikan, sebagai dinas yang mengelola RPH,  akan menjadikan aspirasi tersebut sebagai bahan perbaikan.

" Sejak didirikan sekitar 1990-an memang sarana prasarana masih banyak yang kurang dan ada yang termakan usia. Secara bertahap kita akan melakukan perbaikan-perbaikan," ungkap Kadis.

Kepala RPH Desrizaldi, SP MP mengatakan akan terus menjaga higienisasi daging sapi dari Kota Padang Panjang

" Karena ini sumber PAD tentu kita harus menjaga higienisasi dari daging yang di konsumsi, karena  menyangkut kepada undang undang konsumen, bagaimana konsumen mendapatkan makanan yang halal lagi higienis," katanya.( Pul / Bahrun ).

NASIONAL

 
Top