Padang Aro- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan baru rumah layak huni secara swadaya sebanyak 100 unit pada 2020.

"Alokasi DAK untuk pembangunan baru 100 unit rumah bagi masyarakat di Solok Selatan sudah disetujui dimana setiap unit dibantu Rp35 juta," kata Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Selatan,Alvino Sendradi Padang Aro, Senin.

Pembangunan baru melalui DAK katanya tersebar di Lima Nagari (Desa adat) yaitu Lubuk Gadang Kecamatan Sangir, Talunan Maju Kecamatan Sangir Balai Janggo masing-masing 20 unit.

Selanjutnya Dusun Tangah Kecamatan Sangir Batang Hari, Alam Pauah Duo Kecamatan Pauah Duo dan Pakan Rabaa Tangah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh masing-masing 20 unit.

Selain itu katanya, pemerintah daerah juga sudah mengusulkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada Dirjen PerumahaanSwadaya sebanyak 1.000 unit.

Untuk Bantuan BSPS katanya dibagi menjadi dua kategori yaitu pembangunan baru dimana setiap unit rumah dibantu Rp35 juta dan peningkatan kualitas senilai Rp17,5 juta per unit termasuk upah.

Dia menyebutkan, usulan melalui BSPS terdiri dari peningkatan kualitas sebanyak 800 unit dan pembangunan baru 200 unit.

"Untuk permohonan melalui BSPS ini kami berpedoman pada usulan dari nagari dan tahun ini hanya Lubuk Ulang Aling yang tidak memberikan proposal," ujarnya.

Dia berharap, usulan dari Pemkab Solok Selatan bisa disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk mempercepat mengentaskan rumah tidak layak huni.

Bantuan perumahan BSPS penerimanya tidak harus masyarakat miskin tetapi yang berpenghasilan rendah dan lebih diprioritaskan warga yang sudah memiliki swadaya seperti telah ada bahan bangunannya tapi belum mencukupi atau sudah memiliki dana untuk upah tukang.

Artinya masyarakat yang sudah memiliki dasar yang diutamakan menerima bantuan ini supaya lebih tepat sasaran dan langsung dipergunakan.

Pada 2019 Solok Selatan mendapat bantuan perumahan sebanyak 380 unit dimana 100 unit melalui DAK dan 280 unit melalui BSPS yang semuanya untuk peningkatan kualitas. (*)


Sumber Antara Sumbar

NASIONAL

 
Top