Foto : Epi Sofyan SH. MM. Kuasa hukum CV. Bangun Jaya Indojati


mediaterobos.com 

Pessel- Kepala Bidang (Kabid) pengaduan perizinan provinsi Sumatera Barat Etnaleli meminta pihak Quary dikelola CV. Bangun Jaya Indojati saling menjaga dengan masyarakat, sehingga tidak ada yang dirugikan, itu dikatakan Etnaleli kepada mediaterobos.com, di resehan Teteh,  Kamis 19 September 2019.

“Kita meminta pada pengusaha tambang saling menjaga dengan masyarakat, sehinggah tidak ada satupun yang dirugikan,” pungkas Etnaleli Kabid pengaduan perizinan provinsi Sumater Barat ini.

“Izin tidak ada bermasalah, sudah lengkap, namun, kadang pengusaha sering lupa, isi di dalam perizinan itu, kebanyakan pengusaha membaca tanggal perizinan, tanggal berlaku saja,” tambahnya lagi.

Hari yang sama, kepala Dinas DPMPPTSP Kabupaten Pesisir Selatan Drs. Suardi, M.Si mengatakan kepada media ini  tidak jahu berbeda dengan Etnaleli, dia, Suardi menjelaskan.

“Perizinan CV. Bangun Jaya Indojati sudah di keluarkan, tidak ada masalah, pekerjaanpun sudah sesuai dengan teknis, Kalu menyimpang dari teknis tentu bermasalah” kata Suardi kepala Dinas perizinan Kabupaten Pesisir Selatan itu.

“Untuk masyarakat, kita minta CV. Bangun Jaya Indojati  tolong diperhatikan, apa yang dikeluhkan masyarakat selama ini cepat terjawab, sawah yang tidak dialiri air mohon dibantu,” urai Suardi lagi.


Sementara itu, kuasa hukum CV. Bangun Jaya Indojati, Epi Sofyan SH. MM menguraikan, persoalan izin Quary diserahkan kepada dinas terkait, Provinsi dan Kabupaten, menurutnya, kuasa hukum CV. Bangun Jaya Indojati Epi Sofyan SH. MM. Laporan masyarakat kepada dinas terkait terjawab sudah. Namun pihaknya merasa belum nyaman bekerja.

“Kita merasa kurang nyaman, ada oknum yang meminta-minta. Satu bulan Tiga Juta Rupiah, kita sudah coba menyelesaikan secara baik-baik, namun sampai saat ini belum ada titik terangnya,” kata Epi Sofyan kuasa hukum CV. Bangun Jaya Indojati.

“Kalau oknum tersebut masih tidak mau di ajak negosiasi secara baik-baik, maka pihak CV. Bangun Jaya Indojati akan membawa persolan ini kepada jalur hukum,” kata Epi kuasa hukum ini di lokasi Quary Sako.

Di tempat yang berbeda, Wali Nagari Limau Purut Surianto, mengatakan, “tadi kita sudah mendengarkan, jenis batu apa yang bisa dikeluarkan, saya sudah dengarkan langsung dari dinas terkait, baik Provinsi maupun Kabupaten,” pungakasnya.

Saat media ini menyinggung adanya oknum yang minta-minta jatah perbulan, dia, Wali Nagari mengutarakan, “sampai sekarang saya sebagai Wali Nagari belum tau ada oknum yang minta-minta, pihak perusahan pun belum ada memberitaukan sama saya,” ucap Surianto Wali Nagari Limau Purut itu dan mengakhiri ucapannya. (Hen)






Pewarta         : (Hendra)

Editor            : Ariel Wartawan Madya



 
Top