Trenggalek- Warga yang juga turut memabuat dinding pagar juga berjibaku menyiapkan bambu sebagai Scafolding yang ada. Bambu di sekitar masjid sengaja diteang untuk pembuatannya. Banyak bambu yang ada dijadikan manfaat sendiri. Dinding pagar masjid sengaja dibangun lebih tinggi karena sebelumnya nampak akan roboh. 

Selain warga juga nampak Praka Dani membawa bambu yang usai dipotong oleh warga. Banyaknya bambu yang diajikan mwngharuskan Satgas TMMD ikut memotong dan emngangkatnya. Sekitar 40 bambu hari itu berhasil di potong. Setiap bambu di potong sesuai ukruan yang dibutuhkan. 

Pemasangan Scafolding atau lazim orang desa menyebutnya Steger dilakukan untuk memasang dinding masjid. Peltu Suminto dan anggota yang tergabung satgas TMMD di bantu masyarakat tetap semangat untuk merenovasi Masjid Miftakul Ulum yang berdada di RT.18/ RW.05 Dusun Kalitelu, Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Trenggalek. Kali Satgas TMMD sedang berjibaku memasang Steger agar pemasangan batu bata dinding lebih tinggi. 


Pembanguna  masjid ini senagaja diajukan karena kondisi masjid sudah kurang layak. Sedangkan kegiatan ibadah yang ada di masjid cukup banyak. Seperti pengajian, tahlilan, Taman Belajar Anak Iqrok, hingga solat Jumat berjamaah. 

Banyaknya kegiatan mengharuskan pelebaran diajukan. Bahakan tempat wudhu yang sebelumnya hanya muat untuk 2 orang, kini juga turut dipelebar agar bisa digynakan untuk Wanita dan Laki-laki dengan tempat yang dibedakan. 

“bambu disitu kan banyak, kita potong saja. Ini dari pada beli besi Scafolding juga mahal, sewa juga mahal, ya akai bambu cukup. Yang pentin bisa digunakan, “ kata Praka Dani, salah satu Satgas TMMD, Sabtu (27/7). (Pendim).
 
Top