Tegal- Keuntungan dari pembangunan akses umum masyarakat di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, melalui program TMMD Reguler ke-105 Kodim 0712 Tegal, tak hanya akan dinikmati masyarakat setempat saja, melainkan juga luar daerah.

Hal ini dinyatakan Hartono (36) warga asal kabupaten tetangga yaitu, Pemalang. Sebagai pengepul sekaligus penjual sayur keliling, dirinya juga mengambil hasil panen petani yang ada di Jatimulya.

Menurutnya, dengan pembangunan jalan pertanian berupa makadam selebar 3 meter dengan panjang total 2,3 kilometer dan pengaspalan jalan 310 meter lebar 2,5 meter di Dukuh Sigerung, serta pengaspalan jalan antar pedukuhan sepanjang 790 meter lebar 3 meter di Dukuh Grogolan, akan lebih mempercepat waktunya mengumpulkan dagangan.

“Apabila nanti jalannya sudah jadi, maka intensitas saya mengambil sayuran pasti akan lebih cepat,” ucapnya, Minggu (21/7/2019).

Ia mengaku bahwa, 3 kali dalam seminggu mengambil dagangan ke tempat Slamet (60) warga setempat. Dirinya juga berharap agar pembangunan cepat selesai sehingga bisa tiap hari melakukannya. Hartono juga ikut mendoakan agar cuaca bersahabat sehingga anggota Satgas TMMD dan masyarakat tidak mengalami hambatan yang berarti.

Sementara disampaikan Kepala Desa, Ahmad Zaeni (49), setelah jalan jadi dan bagus nanti, harga jual panen warganya juga akan mengalami peningkatan. Pasalnya, selama ini para pengepul/tengkulak membelinya di kebun dengan harga yang cenderung murah terutama saat musim penghujan. Ini semua tidak terlepas dari kesulitan pengangkutan saat jalan becek dan harus menggunakan traktor pertanian atau kuli panggul, sehingga tentu menambah biaya operasional. (Rus-Aan)
 
Top