Tegal- Memastikan bahwa seluruh lahan sawah pertanian di Desa Jatimulya ikut teraliri air. Kapten Jamal, Danramil Suradadi, Kodim Tegal ketika ikut memeriksa saluran irigasi yang ada di Desa itu. 
DAM atau biasa di sebut terminal pengaturan ar saluran irigassi. 

Menjadi kunci satu-satunya untuk memudahkan pembagian air pada irigasi pertanian. Saluran irigasi ini tidak setiap hari mengaliri sawah warga. Kecilnya debit air dari hulu menjadi kendalanya. Diperparah dengan tidak adanya sumber air di desa tersebut yang dijadikan andalan untuk diambil airnya. 

Tidak setiap hari mengalir, karena debit air yang mengalir ke irigasi pertanian kecil. Ini terjadi paada lahan sawah yang ada di Kecamatan Suradadi. Salah satu lokasi sasaran TMMD Desa Jatimulya, kecamatan setempat turut menjadi imbasnya.

Pihaknya secara langsung mengecek pembagian aliran air hingga ke pematang sawah. Mulai dari kendala mesin, pembagian jam aliran hingga jumlah mesin penyedot air dan petugas irigasi atau umum di sebut Ulu-Ulu. 

“Saya terjun langsung, karena hanya minggu sampai hari kamis mengalirnya, sisanya kecamatan dan daerah lain. Jangan sampai ada yang menang dan kalah, rata, “ tegasnya. Minggu (14/7). 

TMMD Reg 105 Kodim Tegal yang sedang berada di teritorial wilayahnya itu menjadi tanggung jawab besarnya. Desa Jatimulya, menjadi fail project TMMD yang menyasak berbagai program. Seperti fisik dengan pengaspalan jalan, Rabat Jalan Usaha Tani hingga Komunikasi Sosial (komsos) kepada warga. (Pendim).
 
Top