mediaterobos.com 

Gununsitoli- Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gunungsitoli dan UPTD Pengelola Dana Bergulir Kota Gunungsitoli  melaksanakan Launching Penyaluran Perdana Pinjaman Dana Bergulir di Wilayah Kota Gunungsitoli Tahun 2019, bertempat di Ruang Rapat Lt. II Kantor Walikota Gunungsitoli., Senin (21/06/2019).

Dalam laporannya Kepala UPTD pengelola dana bergulir TOROTODO ZEGA, SE dalam laporannya menyampaikan, Penyaluran Perdana Pinjaman Dana Bergulir ini diberikan kepada para Debitur tahap 1 sebanyak 16 Debitur yang terdiri dari 3 usaha Koperasi dan 13 pelaku Usaha Mikro, dengan total pemberian pinjaman sebesar Rp404 juta.  

Sedangkan untuk penyaluran Dana Bergulir Tahap berikutnya telah ada para Calon debitur sebanyak  119 orang masih menunggu sembari melengkapi berkas, untuk menampung pengembalian dana bergulir ini melalui kerjasama dengan BRI Cabang Gunungsitoli.

Pimpinan Cabang BRI Gunungsitoli, I Wayan Mastera menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap Pemerintah atas peran dalam membantu masyarakat dan mengajak Bank BRI Cabang Gunungsitoli sebagai mitra atau partner. Hal ini sejalan dengan program BRI itu sendiri yaitu upaya pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis ekonomi mikro. Beliau turut mengajak masyarakat khususnya debitur yang hadir saat ini untuk bersama-sama menyukseskan program Pemerintah beserta upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah dalam penguatan ekonomi masyarakat. Ucapnya.


Walikota Gunungsitoli, Ir. Lakhomizaro Zebua yang meresmikan Launching Dana Bergulir ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan hal yang sangat diharapkan sejak tahun-tahun sebelumnya, sebagai implementasi Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli yang bertujuan menambah penguatan permodalan dan peningkatan perkembangan usaha mikro menuju usaha yang besar dan mampu. Ujar Lakhomizaro.

Dijelaskan Dia, Pengelolaan dana bergulir dengan ketersediaan dana bergulir merupakan bentuk perhatian Pemerintah kepada masyarakat agar para pemilik Usaha Mikro maupun Koperasi dapat mengembangkan usahanya dengan baik. 

“Penyaluran Dana Bergulir ini diberikan kepada debitur dengan melalui seleksi dan survei terlebih dahulu. Untuk itu, beliau mengimbau kepada para debitur untuk memegang teguh Motto Trisukses, yakni: Sukses Penyaluran, Sukses Pemanfaatan dan Sukses Pengembaliannya.”Terang Lakhomizaro

Beliau berharap kepada para debitur agar dimanfaatkan benar untuk pengembangan usaha, sehingga mampu menjadi debitur yang baik dan tidak terjebak kredit macet. 

Dikesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bank BRI Cabang Gunungsitoli, yang telah bekerjasama dalam menyukseskan program ini.  

"Pemerintah Kota Gunungsitoli menyediakan Dana Bergulir ini tidak semata-mata mencari profit atau keuntungan, tetapi lebih mengutamakan untuk mengembangkan usaha koperasi dan usah mikro. Hal ini dibuktikan dengan pemberlakuan suku bunga yang tergolong rendah, 6% efektif per tahun (menurun) dengan memberikan masa tenggang 2 (dua) bulan terhitung pada saat pinjaman diberikan, dan untuk tahun yang akan datang Pemerintah Kota Gunungsitoli masih menyediakan Dana Bergulir melalui APBD." 

Ditempat yang sama seusai acara ini, Walikota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro  Zebua yang dikonfirmasi awak media, jika para peminjam macet pembayarannya bagaimana langkah atau tindakan yang diambil oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli, Lakhomizaro menyampaikan bahwa sebelum diberikan pinjaman kepada para pengusaha itu,  dilihat dulu bagaimana kesehatan dari usaha ini,juga  kelancarannya.

“ Kita usahakan dulu jangan sampai ada kredit macet, makanya sebelum kasih pinjaman kita lihat dulu kesehatan dari usaha mereka itu apakah lancar, berhasil atau bagaimana, sehingga kalau kita tau dari awal bahwa usaha itu tidak berhasil atau  tidak lancar tentunya kita pending dulu untuk pemberian pinjaman dan tentunya ada evaluasi kalau ada kemacetan pembayaran cicilannya apakah ada unsur kesengajaan atau situasi lapangan.” Ujar Lakhomizaro.

Masih ditempat yang sama Kepala UPTD dana bergulir Kota Gunungsitoli Torotodo Zega, SE yang ditemui awak media mengatakan jika sasaran dana bergulir ini yaitu koperasi dan usaha mikro dengan tujuan untuk memberikan penguatan modal kepada koperasi dan usaha mikro dengan syarat peminjaman  seperti koperasi sebagai syarat utamanya yaitu dia sudah berturut-turut dua tahun terakhir telah mengadakan rapat anggota tahunan (RAT) dan  memiliki NIK (Nomor Induk Koperasi) yang dikeluarkan oleh Kementerian Koperasi. Sementara untuk mikro pertama dulu harus benar-benar usahanya Riel atau ada kemudian kita menggunakan anggunan dengan nilai anggunannya yaitu setidak-tidaknya 125 % lebih besar dari bunga pinjaman dan anggunan itu bisa BPKB kendaraan dan juga sertifikat tanah dan syarat-syarat yang lain seperti KTP, KK, Paspoto dan lain sebagainya. Terang Toro Zega.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Wakil Walikota Gunungsitoli, Unsur Forkopimda Kota Gunungsitoli antara lain Dandim 0213 Nias dan Kapolres Nias, Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, para Asisten Sekda dan Staf Ahli Walikota, para Pimpinan Instansi Vertikal/BUMN/BUMD se-Kota Gunungsitoli, Kepala BPS Kota Gunungsitoli, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli, Ketua FKUB dan Pemuka Agama, para Camat dan Lurah se-Kota Gunungsitoli, para Debitur, Pers dan undangan lainnya. (Trh)
 
Top