mediaterobos.com Nias- 

Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM sangat mengapresiasi kearifan pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Nias. Apresiasi tersebut disampaikan Sokhiatulo dalam sambutannya pada acara rapat paripurna penyampaian keputusan DPRD kabupaten Nias tentang LKPJ Bupati Nias akhir Tahun anggaran 2018, bertempat di ruang rapat kantor DPRD kabupaten Nias, Kamis (25/04/2019).

"Secara khusus kami sangat mengapresiasi kearifan Pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang secara objektif dan proposional, sehingga pada hari ini dapat menyamai keputusan dan rekomendasi kepada kami sebagai kepala daerah untuk perbaikan seluruh aspek penyelenggaraan pemerintah daerah kearah yang lebih baik." Ujar Sokhiatulo.

LKPJ Bupati Nias merupakan kewajiban konstitusional dan konsekuensi logis yang harus disampaikan kepala daerah Setelah berakhirnya Tahun anggaran dengan mencakup Pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Nias kurun waktu 1 Tahun anggaran.


Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi kaidah-kaidah dan prinsip akuntabilitas kinerja Pemerintah Daerah sehingga masyarakat dan semua pihak yang berkepentingan melalui DPRD dapat mengevaluasi kinerja yang sudah dicapai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nias dalam berbagai Aspek dan Dimensi pembangunan.

Diakhir katanya Sokhiatulo berharap dan berupa agar pada Tahun 2019 lebih baik dari Tahun 2018

"Kita berharap dan berupa dengan sungguh-sungguh agar pada Tahun 2019 lebih dari dari Tahun 2018 serta tuntasnya beberapa agenda pembangunan yang masih tertunda untuk mencapai keberhasilan yang optimal dalam upaya memperbaiki kondisi kehidupan masyarakat." Tegasnya.

Sementara itu Wakil ketua DPRD Kabupaten Nias sebagai pimpinan rapat dalam sambutannya menyampaikan, dalam penyusunan urusan desentralisasi atau otonomi daerah yang meliputi daerah yang meliputi urusan wajib dan pilihan hingga akhir TA 2018,DPRD kabupaten Nias telah berupaya menelaah, mengkaji serta menganalisis hasil capai dan kemampuan masing-masing OPDE berdasarkan 3 tolok ukur penilaian yaitu tingkat serapan anggaran, realisasi output fisik dan capaian indikator kinerja daerah.

Secara objektif harus diakui bahwa kemampuan masing-masing OPD hingga pada akhir tahun anggaran 2018 telah mengalami perubahan, terutama dalam penyerapan anggaran sampai akhir TA 2018. (Trh)
 
Top