mediaterobos.com 

Jatisari-  Penanggulangan bencana bukan lagi menjadi tanggung jawab sektor kebencanaan saja. Pihak-pihak lain yang bergerak di sektor kesehatan, keamanan, dan perlindungan menjadi bagian dari upaya penanggulangan bencana sekali¬gus bersama-sama mengurangi risiko bencana.

Hal ini disampaikan Bapak  Ayat Aryadi dari Dinas Sosial Kota Bekasi pada sosialisasi tentang  Peran penanggulangan bencana Bidang perlindungan kegiatan non fisik TMMD ke – 104 Kodim Bekasi,  yang diikuti  sebayak 57 orang, yangt dihadiri Aparat  Kelurahan,  RT/RW, Karang Taruna, Dinas LH, Bintaldam Jaya, TNI serta Masyarakat, di Aula Kel. Jatisari Jl. Wibawa Mukti Km-5  Kel. Jatiasih  Kec. Jatiasih Kota Bekasi. Minggu (17/3/19)

Ayat menjelaskan, sementara itu kewajiban masyarakat adalah Menjaga kehidupan sosial masyarakat yang harmonis, Memelihara keseimbangan, keserasian, keselarasan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup, Melakukan kegiatan penanggulangan bencana, dan  Memberikan informasi yang benar kepada publik tentang penaggulangan bencana.

“ Adapun peran masyarakat pada saat  bencana antara lain: memberikan informasi kejadian bencana ke BPBD atau iInstansi terkait, Melakukan evakuasi mandiri, Melakukan kaji cepat dampak bencana, dan  Berpartisipasi dalam respon tanggap darurat sesuai bidang keahliannya, “ ungkapnya 

Ayat mengatakan  tujuan sosialisa ini juga untuk mengurangi atau menghindari kerugian secara fisik, ekonomi maupun jiwa yang dialami oleh perorangan, masyarakat negara.

“Selain itu, untuk mengurangi penderitaan korban bencana, mempercepat pemulihan, dan memberikan perlindungan kepada pengungsi atau masyarakat yang kehilangan tempat ketika kehidupannya terancam,” paparnya.

Menurutnya, penanggulangan bencana, adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang beresiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi.

Sedangkan, yang dimaksud dengan bencana, adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam, dan/atau faktor non-alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

Selain itu, ia juga memaparkan jenis bencana, antara lain bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan dan tanah longsor. Untuk bencana non-alam, meliputi kegagalan teknologi, gagal modernisasi, epidemi dan wabah penyakit. Berikutnya bencana sosial, diantaranya konflik sosial.(*)
 
Top