mediaterobos.com 

Kota Pariaman- Untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi keluarga dan petani yang ada di Desa Koto Marapak, Kepala Desa Koto Marapak, Yuhaldi mengadakan Pelatihan Pembuatan Mesin Penetasan dan Tekhnik Penetasan bersama Kelompok Tani Desa Koto Marapak yang digelar selama 3 hari yang dilaksanakan mulai hari selasa , tanggal 16-18 Oktober 2018.

Pembukaan pelatihan ini juga di hadiri oleh Kepala UPT Pertanian Kota Pariaman, Mulyadi , Tenaga Ahli Pendamping Desa, Hamidah Yasraf dan juga Alizon , Lembaga Desa serta Tokoh Masyarakat Desa Koto Marapak.

Yuhaldi mengatakan, tujuan dilaksanakannya pelatihan ini adalah untuk membantu Kelompok Tani meningkatkan nilai tambah ekonomi keluarganya dan mendorong Kelompok Tani mengupayakan lapangan usaha bagi warga sekitar dan juga untuk mendukung perekonomian bagi warga desa khususnya.

“Mesin Penetas Telur ini adalah sebuah alat yang membantu proses penetasan telur. Cara kerja mesin atau alat ini melalui proses pengeraman tanpa induk dengan menggunakan lampu pijar yang berdaya 5 watt. Kegiatan pelatihan ini menggunakan mesin tetas telur dengan sistem otomatis maksudnya mesin akan mati sendiri ketika mesin terasa panas. Dan mesin ini hanya dapat digunakan untuk menetaskan telur unggas seperti telur ayam kampung, puyuh dan telur ayam arab”, ujarnya.

Pelatihan di ikuti oleh 30 orang peserta dari kelompok tani yang ada di Desa Koto Marapak, yang terdiri dari 29 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Sedangkan untuk pelatih sendiri di datangkan dari daerah pesisir yang merupakan lulusan dari Fakultas Peternakan Unand Padang yang sudah sering di undang di berbagai kegiatan pelatihan sebagai narasumber dan juga melatih peserta yang ingin belajar.

Selama 3 hari pelatihan peserta sudah bisa membuat mesin penetas telur secara bersama-sama. Dan hasilnya mesin tersebut di letakan di Kantor Desa Koto Marapak yang nantinya bisa di manfaatkan oleh petani dan warga Desa Koto Marapak secara gratis untuk menetaskan telur tanpa induk tersebut.

Kepala UPT Pertanian Kota Pariaman, Mulyadi juga menyampaikan kalau ada warga yang berminat untuk pengembangan pelatihan ini atas nama dinas mulyadi siap untuk membantu membina dan memfasilitasi warga Desa Koto Marapak. Dan ketika masyarakat ingin menetaskan telur tanpa induk beliau juga bersedia untuk menyediakan telur yang berkualitas bagus untuk di tetaskan .

"Melalui pelatihan merakit mesin penetas telur ini akan dapat memberi nilai tambah bagi warga desa. Karena hal ini menyusul akan tingginya minat pasar terhadap kebutuhan telur ayam atau unggas lainnya. Dan pelatihan membuat mesin penetas telur ini merupakan upaya yang cepat dan tepat dalam usaha pengembangan ekonomi desa", harapnya.

Terakhir dalam acara penutupan Yuhaldi mengatakan sangat bangga sekali peserta sudah mampu untuk membuat mesin penetas telur ini . Semoga ilmu tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan bisa segera mempraktekan ilmu yang mereka dapatkan tersebut , sehingga dana desa yang dikeluarkan untuk memberdayakan masyarakat ini tidak terbuang secara percuma.(*)


Kominfo Kota Pariaman



 
Top