Padang Panjang, mediaterobos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kota Padang Panjang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang Tahun 2018 di Aula Hotel Aulia, Kamis (5/7). Pilkada serentak tahun 2018 yang dilaksanakan pada Rabu (27/6) kemaren berlangsung dengan baik dan lancar.

Rapat dihadiri oleh Ketua DPRD DR. Novi Hendri, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. Emir Emil Elmaulid, dan Forkopimda, serta diawasi dengan ketat oleh Pihak Polres, TNI, Pol PP dan Dishub.

Saat ini, Rapat Pleno yang digelar berupa penyampaian rekap hasil perhitungan suara di Kecamatan Padang Panjang Barat dan Kecamatan Padang Panjang Timur. "Kita belum bisa menetapkan calon walikota dan wakil walikota terpilih, karena penetapan tersebut paling lambat ditetapkan 3 hari kerja atau 3 kali 24 Jam setelah keputusan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang Tahun 2018 tingkat kota, jika tidak ada masuk gugatan di Mahkamah Konstitusi," jelas Ketua KPU Jafri Edi Putra menjawab pertanyaan wartawan pada saat jumpa Pers usai rapat pleno terbuka.

Lebih lanjut Jafri Edi Putra, mengatakan, tidak ada konsekwensi hukum apapun atas penolakan saksi tiga paslon yang tidak menanda tangani berita acara hasil rekapitulasi perhitungan suara tingkat kota. Sebab, perhitungan suara pada tingkat TPS berjalan lancar – lancar saja. Dari 97 TPS yang ada di Kota Padang Panjang,  yang terdiri dari 38 TPS di Padang Panjang Timur, serta 59 TPS di Padang Panjang Barat tidak ada gugatan atau penolakan dari para saksi paslon untuk menanda tangani berita acara hasil perhitungan suara di tingkat TPS tersebut.

Hal tersebut dipaparkan oleh Jafri Edi Putra, terkait adanya penolakan dari saksi 3 palson untuk menanda tangani berita acara hasil rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kota.   

Dari hasil rekap perhitungan suara di Kecamatan Padang Panjang Barat, pasangan nomor urut 4 Fadly Amran - Asrul memperoleh suara terbanyak dengan perolehan suara sebanyak 6.163,- suara, menyusul posisi kedua pasangan nomor urut 2 Hendri Arnis - Eko Furqani dengan perolehan suara sebanyak 5.068,- suara, dan pasangan nomor urut 1 Mawardi - Taufiq Idris dengan perolehan suara sebanyak 2.274,- suara, serta terakhir pasangan nomor urut 3 Rafdy Meri - Ahmad Fadly dengan perolehan suara sebanyak 1.108,- suara.

Sementara di Kecamatan Padang Panjang Timur perolehan suara terbanyak diraih oleh Pasangan nomor urut 2 dengan perolehan suara sebanyak 4.270,- suara, disusul pasangan nomor urut 4 dengan perolehan suara sebanyak 4.028,- suara, sedangkan diurutan ketiga ada pasangan nomor urut 1 dengan perolehan suara sebanyak 1.982,- suara,  dan diposisi terakhir ada pasangan nomor urut 3 dengan perolehan suara sebanyak 832,- suara.

Selanjutnya, hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kota adalah, pasangan nomor urut 4, Fadly Amran – Asrul meraih suara terbanyak dengan perolehan suara sebanyak 10.191,- suara atau 39,6 persen dari suara sah. Pada posisi kedua ditempati oleh pasangan nomor urut 2, Hendri Arnis – Eko Furqani dengan perolehan suara sebanyak 9.338,- suara atau 36,3 persen dari suara sah.

Sementara itu paslon nomor urut 1, Mawardi – Taufiq Idris harus puas di posisi ketiga dengan raihan suara sebanyak 4.256,- suara atau 16,5 persen dari suara sah. Di posisi keempat atau terendah, paslon nomor urut 3, Rafdi Meri – Ahmad Fadly hanya meraih sebanyak 1.940,- suara atau 7,5 persen dari suara sah.
 
Top