Pariaman, mediaterobos.com- Seiring selesainya pemungutan suara, Logistik kotak suara di TPS mulai bergeser ke Kantor Kecamatan . Pergeseran logistik mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian dan linmas, Rabu sore (27/6).

Kordiv Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kota Pariaman Riswan mengatakan, pihaknya akan memfokuskan pada pengawasan pergeseran logistik secara melekat dari TPS ke kecamatanSelama tahapan pemungutan dan penghitungan suara, pihaknya belum menemukan pelanggaran. Panwaslu Kota Pariaman juga belum menerima aduan atau laporan pelanggaran pemilu dari masyarakat.
    
"Hingga saa ini masih "clean". Kami belum ada menemukan ataupun menerima aduan dari masyarakat tentang pelanggaran selama tahapan pungut hitung," sebutnya.
       
Disebutkannya, kemungkinan hasil penghitungan suara saat ini, tidak banyak berubah. Perubahan tidak signifikan, kemungkinan perubahan karena kesalahan pencatatan.

   
"Rapat pleno rekapitulasi tingkat kecamatan 28-29 Juni dan tingkat kota dilaksanakan rentang pada 4-6 Juli 2018 mendatang," ujarnya.
      
Sementara itu, penetapan walikota dan wakil walikota Pariaman terpilih, baru akan diketahui jadwalnya setelah dipastikan tidak ada gugatan atau sangketa Pilkada yang diajukan pasangan calon.
      
"Kita menunggu, apakah ada sangketa atau tidak. Jika tidak ada, tentu penetapan walikota dan wakil walikota terpilih sesui hasil rekapitulasi bertingkat," pungkasnya.
    
Terpisah, Kordiv Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kota Pariaman Riswan mengatakan, pihaknya akan memfokuskan pada pengawasan pergeseran logistik secara melekat dari TPS ke kecamatan.
    
"Kita fokus pada arus balik logistik dari TPS ke kecamatan. Pengawasan kita lakukan secara melekat," kata dia.
        
"Hasil penghitungan pada C1 KWK ini, kemungkinan tidak berubah. Jika ada pergeseran, paling karena kesalahan pencatatan. Nanti, akan terlihat saat rapat pleno secara bertingkat," pungkasnya.

 
Top