Dhamasraya, mediaterobos.com- Emal Suhedi Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, berharap pemerintah penuhi hak penyadang disabilitas secara proposional. Menurut dia, instansi terkait harus lebih proaktif menggelar kegiatan bersifat edukatif bagi anak berkebutuhan khusus secara berkelanjutan dalam segi kesehatan.

"Banyak yang dapat dilakukan, seperti penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan serta kegiatan sosial lainnya, belakangan hal ini saya lihat masih kurang dilaksanakan," katanya.
Ia mengungkapkan IDI Dharmasraya telah menyepakati kerjasama dengan tiga sekolah luar biasa (SLB) dalam edukasi kesehatan, salah satu poin kerjasama itu membina pembentukan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

IDI juga mendorong penyandang disabilitas ikut dalam kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), kata dia supaya hak kesehatan mereka terjamin secara keseluruhan.

"Penyandang disabilitas harus memperoleh porsi berbeda dalam hal pelayan kesehatan, khusus BPJS harus ada kartu tersendiri bagi mereka, tentu juga harus ada regulasi yang mengatur itu," ujarnya.

IDI Dharmasraya menggelar pemeriksaan kesehatan 107 anak penyandang disabilitas, dalam rangka memperingati Hair Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-110, sebut dia.

"Kagiatan hari ini merupakan bentuk peduli kami organisasi dokter terhadap anak-anak berkebutuhan khusus," ujarnya.
 
Top