mediaterobos.com, Padang Aro- Terkait dengan hilangnya beberapa jenis onderdil mobil yang di parkir dihalaman kantor Bupati Solsel, Tim dari jajaran Polres Solok Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (13/10/2020).

Kepala DPPKAD Solsel,  Irwanesa didampingi Sekretaris DPPKAD Marfiandika Arief membenarkan bahwa kasus raibnya beberapa onderdil mobil yang di parkir di halaman kantor bupati setempat sudah ditangani oleh pihak kepolisian. 

" Benar,  kemaren pihak dari kepolisian sudah melakukan olah TKP. Bahkan dua orang pegawai kita sudah dimintai keterangan untuk  Berita Acara Pemeriksaa (BAP) dan, pihak kepolisian juga sudah melihat rekaman CCTV yang ada di kantor bupati, " kata Irwanesa. 

Dijelaskan Irwanesa,  sekitar tujuh (7) unit kendaraan dinas yang sudah tidak laik operasional  lagi bakal dilelang tahun ini. Tepatnya bulan Oktober ini akan dilelang lewat KPKNL Padang. 

Sekitar bulan September lalu oleh Pimpinan, mobil yang akan dilelang tersebut diperintahkan untuk di parkirkan semuanya dihalaman kantor bupati, persisnya dekat dengan pos jaga Satpol PP yang ada di kantor bupati itu,"terang Irwanesa. 

Namun sebelum sempat dilelang, saat penomoran mobil tersebut oleh Kabid Pengelolaan Ased BPKAD, Masdera Riko bersama Kasubid Penilaian dan Pemamfaatan Aset Daerah, Andoni Putra dan staf Memen Fazri Jumat (25/9/2020), ditemui ada kejanggalan pada knalpot mobil Ford Renger (salah satu mobil yang di parkir-red). 

Melihat kejanggalan ini, maka dilakukan pemeriksaan pada semua mobil. Ternyata banyak onderdil mobil yang dinilai mahal harganya telah hilang, khususnya  onderdil mobil Ford Renger. 

"Mendapatkan kondisi itu, pihaknya lansung berkoordinasi dengan Kasatpol PP. H. Epli Rahmat terkait kehilangan onderdil mobil tersebut. Karena untuk membuka beberapa alat mobil yang hilang tersebut tidak sebentar, " kata Irwanesa. 

"Setelah dipastikan onderdil mobil itu hilang, pihak kita lansung berkoordinasi dengan Kasatpol PP, dan beliu berjanji akan menelusuri pada anggota yang piket disana. Diyakini anggotanya pasti tahu, " ungkap Irwanesa. 

Namun setelah menunggu hasil penelusuran Kasatpol PP tidak berbuah hasil, barulah dikoorsinasikan dengan  Pj. Sekdakab. Solsel Dr. H. Fidel Efendi (saat itu beliu masih Plh. Sekda), dan Pj. Bupati Jasman Rizal. Didapat kesimpulan untuk dilaporkan ke polisi, " kata Irwanesa. 

"Makanya baru Jumat (9/10/2020) dibuat laporan polisisi, dan kemaren ,Selasa (13/10/2020) tim dari Polres Solok Selatan dibawah komando Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Solsel lansung melakukan olah TKP, " pungkas Irwanesa. 

Sementara itu,  Sekretaris DPPKAD Solsel yang mendampingi pihak kepolisian saat melakukan olah TKP,  Selasa (13/10/2020) menjelaskan bahwa mobil yang awalnya akan dilelang tersebut berjumlah 7 unit, namun dua unit mobil, Pajero Sport dan Ford Ranger tidak bisa di lelang karena administrasi tidak lengkap. 

Artinya yang akan dilelang tersebut hanya 5 unit,  yaitu 2 unit Pajero Sport tahun 2009 dan 2011, 1 unit Hiline tahun 1993, 1 unit L 300 tahun 2005, dan 1 unit Taruna tahun 2006, " jelasnya. 

Sedangkan Pjs. Bupati Solsel, Jasman Rizal mengatakan,  bahwa pihaknya sudah mendapat laporan terkait adanya onderdil mobil yang di parkir di halaman kantor tersebut hilang. 

"Pihaknya berharap agar semua pihak dapat membantu tugas Polres melakukan penyelidikan. Sehingga tuntas, sampai pelakunya diketahui, " harap Jasman. 

"Iya saya sudah mendapat laporan bahwa kasus ini sudah ditangani polisi, sebagai aparatur negara, maka kewajiban Pemkab Solsel untuk menghormati proses hukum tersebut, dan saya harapkan proses hukum bisa dilakukan secara transparan," kata Jasman Rizal. (AA/Men)

 
Top