mediaterobos.com, Solsel- Pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) Solok Selatan dimulai pengerjaannya. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh  dan Kesra, Fidel Efendi di Nagari Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan, Rabu (12/8/2020).


Fidel Efendi dalam sambutannya menyebutkan, untuk mendapatkan dana pembangunan RSP ini sudah dimulai sejak lama. Berkat kerjasama yang baik dana tersebut didapatkan, dan baru bisa direalisasikan saat ini karena memang membutuhkan waktu yang panjang untuk sampai memulai pengerjaannya.


Ia menambahkan, dengan begitu beratnya perjuangan untuk mendapatkan anggaran RSP ini, pemerintah daerah berharap pengerjaannya sesuai dengan yang telah direncanakan.


Untuk mendukung itu katanya, pemerintah daerah menggandeng pihak Kejaksaan Negeri Solok Selatan untuk ikut memantau proses pengerjaan rumah sakit ini. "Kita akan menggandeng pihak kejaksaan, agar setiap pelaksanaan sesuai dengan perencanaan," ungkapnya.


Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman menyebutkan, pengerjaan RSP Solok Selatan ini menyisakan waktu 14 minggu lagi dengan realisasi pengerjaan baru sedikit, untuk itu perlu dilakukan percepatan-percepatan oleh kontraktor agar target waktu selesai pengerjaan pada 18 desember mendatang dapat tercapai.


Ia mengatakan, sumber dana pembangunan RSP Solok Selatan ini dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan. Hal ini berarti tidak akan ada anggaran lain, jika RSP ini tidak selesai maka tidak akan ada lagi dana tambahannya.


"Kalau RS ini tidak siap, maka bangunan yang ada akan menjadi monumen saja nanti, tidak bisa dimanfaatkan," imbuhnya.


Untuk itu lanjutnya, diperlukan komitmen kontraktor untuk menyelesaikan dan dukungan dari masyarakat agar RSP Solok Selatan bisa selesai tepat waktu dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Solok Selatan.


Ia menambahkan, pembangunan RSP Solok Selatan menelan biaya dengan total Rp 40 Miliar (25 Miliar untuk pembangunan fisik, dan 15 Miliar untuk alat kesehatan), akan berdiri di lahan seluas 6 Hektare. Dimana 1 Hektare untuk kompensasi masyarakat dan 5 Hektare untuk bangunan gedung RSP.


Ia berharap kepada kontraktor agar aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, terutama jika ada permasalahan-permasalah yang terjadi di lapangan, agar tidak menghambat pengerjaan RSP ini.


Sementara itu, Wali Nagari Lubuk Malako, Riono Pendri mengatakan, bahwa pemerintah nagari selalu siap untuk mendukung terlaksananya pembangunan RSP di nagarinya.


Ia menyebutkan permasalahan pohon kelapa sawit yang berada di lokasi rumah sakit, yang berpotensi menghambat pengerjaan, sudah diselesaikan dan tidak ada permasalahan lagi.


Manager PT Rimbo Arapah, Agus selaku kontraktor pelaksana berkomitmen pelaksanaan pengerjaan RSP ini akan terselesai hingga batas akhir yang ditentukan.


"Saat ini kita telah memulai melakukan sejumlah pengerjaan pondasi RSP. Dan setelah ini dilanjut ke pengerjaan lainnya," jelasnya.


Turut hadir saat acara ini Kajari Solok Selatan yang diwakili oleh Kasi Datun, Roni, Kepala OPD, Wali Nagari, Ketua Bamus, Ninik Mamak Nagari Lubuk Malako, Tokoh Masyarakat dan undangan lainnya. (rls)

 
Top