mediaterobos.com, Solok Seltan- Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda mengungkapkan banyak kegiatan pembangunan yang telah dianggarkan dalam APBD tahun 2020 batal dilaksanakan karena anggarannya harus dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Untuk itu pada reses masa sidang ke tiga tahun 2020 ini pihaknya bersama anggota DPRD dapil I Kecamatan Sangir dimasa new Normal ini turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi guna pemulihan kembali perekonomian.

"Jalan Tanggo Akar Kampung Dalam, tidak bisa dikerjakan tahun ini karena anggaran terserap untuk Penanganan Covid-19. Namun untuk jembatan Sungai Salak bisa dikerjakan melalui padat karya," katanya.

Wali Nagari Lubuk Gadang Utara Syafruddin R mengatakan untuk pembangunan jalan Tanggo Akar Kampung Dalam sudah tidak ada lagi persoalan pembebasan lahan. Pihaknya bersama Bamus Nagari, ninik mamak dan tokoh masyarakat siap membantu memfasilitasi pembangunan jalan tersebut.

Dia berharap agar pembangunan jalan tersebut tetap bisa dilaksanakan tahun ini melalui APBD perubahan.

Selain itu imbuhnya, jembatan Sungai Salak selama ini pembangunan lantai jembatan tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, dan kondisinya saat ini sudah mengancam keselamatan masyarakat yang menggunakan jembatan tersebut.

"Jembatan tersebut akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil panen jagung. Dalam sebulan lebih kurang 80 ton jagung masyarakat diangkut melalui jembatan ini," katanya.

Dia melanjutkan, pihaknya tidak mungkin melakukan perbaikan jembatan tersebut dengan dana desa, selain kecil dana desa juga terserap untuk kegiatan prioritas lainnya.

"Semoga jembatan Sungai Salak benar-benar bisa dilaksanakan pembangunan lantai betonnya tahun ini, agar perekonomian masyarakat bisa bangkit kembali," harapnya.
 
Top