mediaterobos.com, Solsel- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok Selatan, memulai pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih di daerah itu untuk Pilkada 2020 pada 9 Desember mendatang. Orang pertama yang di Coklit Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) merupakan Plt Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman.


"Saat ini, ada 132.488 data pemilih yang akan didatangi secara langsung oleh PPDP untuk di Coklit. Dan Plt Bupati Solok Selatan merupakan orang pertama yang akan di Coklit di daerah ini," kata Ketua KPU Solok Selatan, Nila Puspita di Padang Aro, Sabtu (18/7/2020).


Menurutnya, tugas pemutakhiran data melalui coklit ini akan dilaksanakan oleh 460 petugas PPDP yang telah dibentuk di 39 nagari pada 7 kecamatan yang ada di Solok Selatan. PPDP mencocokkan dan meneliti daftar pemilih di Pilkada akan berlangsung hingga 13 Agustus 2020 mendatang.


"Jumlah pemilih di Solok Selatan saat ini bertambah dibandingkan dengan Pemilihan legislatif dan Pilpres 2019 lalu. Pada pileg dan pilpres 2019 jumlah DPT Solok Selatan hanya 114.161 pemilih sedangkan untuk Pilkada 2020 menjadi 132.488 pemilih dan bertambah sebanyak 18.327 orang," jelasnya.


Dalam pelaksanaan tugas, seluruh PPDP menggunakan alat pelindung diri seperti pelindung wajah, masker dan sarung tangan. Dia berharap, masyarakat berpartisipasi aktif dan memberikan data yang lengkap saat petugas melakukan coklit supaya daya dihimpun lebih valid.


Sementara itu, Plt Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman saat coklit berharap semua masyarakat yang memiliki hak pilih bisa terdata semuanya sehingga Pilkada berjalan sukses.


"Belajar dari pengalaman Pilkada tahun 2015 silam. Banyak masyarakat yang tidak dalam DPT. Sehingga menimbulkan polemik ditengah masyarakat. Pemerintah berharap Pilkada 2020 berjalan aman, lancar dan sukses," ujarnya.

 
Top