Plt Bupati Solsel Abdul Rahman (kiri) saat mendampingi Wagub Sumbar Nasrul Abit melihat pembangunan jalan di Padang Air Dingin. Foto-Foto Humas Solsel

mediaterobos.com, Solsel- Kunjungan Kerja Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dan rombongan ke Solok Selatan membawa berkah dan berbagai harapan perubahan akan dilakukan untuk peningkatan akses sarana transportasi darat akan lebih baik lagi. Hal ini dalam rangka menunjang peningkatan ekonomi masyarakat, terutama di tiga kecamatan paling ujung kabupaten berjuluk Nagari Saribu Rumah Gadang itu.

Bahkan peningkatkan jalan tembus Provinsi dari Solok Selatan - Dharmasraya melalui Lubuk Ulang Aling yang diperkirakan membutuhkan anggaran Provinsi hingga Rp. 300 Miliar untuk jalan sepanjang 34 Km dan membangun 5 buah jembatan juga menjadi harapan masyarakat Solsel

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyatakan bahwa pekerjaan ruas jalan yang menghubungkan Solok Selatan menuju Dharmasraya melalui Abai - Sungai Dareh akan terus dilanjutkan setiap tahunnya.

Penegasan ini disampaikan ketika menjawab pertanyaan salah seorang tokoh masyarakat Nagari Lubuk Ulang Aling, Kab. Solok Selatan, Bujang Antoni beserta Wali Nagari Julhendri, dalam dialog singkatnya pada kunjungan kerja ke daerah paling ujung Solsel tersebut pada Kamis (11/6/2020) kemaren.

"Yang pasti, program lanjutan jalan ini masuk terus setiap tahunnya. Apalagi tadi saya lihat anggarannya mencapai 300 Miliar lebih hingga tuntas. Dengan anggaran terbatas, tentu akan kita lakukan secara bertahap," jawab Nasrul Abit, yang hadir bersama Plt. Bupati Solsel Abdul Rahman, Camat Sangir Batang Hari (SBH) Gurhanadi, dan rombongan lainnya.

Wagub mengakui bahwa pada awalnya kelanjutan ruas tersebut telah masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur melalui kemenko kemaritiman. Namun entah kenapa, dalam rapat terakhir yang tidak ia ikuti di Jakarta tersebut, ternyata ruas jalan Abai - Sungai Dareh ini tidak jadi masuk pada tahun ini.

Untuk itu, ia dan rombongan sengaja kembali melihat langsung ke lapangan sebagai bahan pada rapat besok (Jum'at) dengan Kemenko Kemaritiman.

"Saya sengaja mengajak bidang terkait ke lapangan. Kita cek dan kita ambil fotonya untuk bahan yang disampaikan besok (Jum'at) dalam rapat vidcon dengan kemenko kemaritiman. Kita tentu meminta, ruas ini kembali masuk dalam prioritas dianggarkan oleh kementerian," terangnya.

Sementara itu Plt. Bupati Solsel Abdul Rahman mengatakan bahwa ruas jalan propinsi yang melalui beberapa nagari di SBH tersebut sangat strategis, dikarenakan akan menghubungkan daerah Solsel dengan jalur lintas sumatera di Dharmasraya.

Terlebih lagi, menurutnya selama ini ruas jalan tersebut sangat sulit dilewati, bahkan oleh kendaraan double gardan sekalipun. Sehingga masyarakat lebih memilih kendaraan sejenis perahu timpek untuk beraktifitas keluar daerah tersebut.

Untuk itu, ia pun berharap agar pengerjaan jalan tersebut terus dilanjutkan setiap tahunnya hingga tuntas. Plt. Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak-pihak terkait yang telah mendorong pengerjaan jalan tersebut pada tahun 2019 silam.

"Tentu kita mengapresiasi pihak-pihak yang telah berupaya melanjutkan pembangunan ruas jalan ini, baik dari unsur kemenko kemaritiman, pihak pemprov, jajaran pemkab, dan juga dukungan masyarakat, sehingga Rp 24 Miliar telah terealisasi pada tahun kemarin," ujar Abdul Rahman mengapresiasi

Menurutnya, masih ada 35 Km lagi jalan propinsi belum diaspal di ruas tersebut. Ditambah dengan pembangunan jembatan sebanyak 5 unit lagi, dimana saat ini jembatan tersebut masih bersifat darurat dari kayu.

Bujang Antoni yang juga Ketua Bamus Nagari Lubuk Ulang Aling, Kec. SBH tersebut meminta agar ruas jalan propinsi tersebut dapat diselesaikan sesegera mungkin dan tidak terpotong-potong lagi pengerjaannya setiap tahun, agar manfaatnya akan lebih dirasakan masyarakat disana.(humas/men)
 
Top