mediaterobos.com, Solsel- Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Solok Selatan, di ketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil ini diketahui setelah adanya pemberitahuan dari Laboraturium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang Kamis, (4/6/2020). Dengan demikan pasien positif di Solok Selatan menjadi 6 orang. 3 orang diantaranya dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solok Selatan, Novirman saat konferensi pers di Padang Aro mengatakan, pasien berinisial BM (56) tersebut diduga terpapar virus Covid-19 ini dari tamunya yang berasal dari kota Padang saat berkunjung ke rumahnya pada lebaran lalu.

"Diketahuinya pasien ini positif Covid-19, setelah Pemkab Solok Selatan melakukan full test terhadap kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 83 orang pada Jumat pekan lalu. Dan terdapat satu diantaranya positif Covid-19", katanya.

Sebelumnya, PLT Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman menginstruksikan kepada pimpinan OPD untuk dilakukan uji sampel Swab. Selain pimpinan OPD juga diambil sampel Swab dari beberapa ASN, TNI, Polri dan petugas lapangan.

"Saat ini yang bersangkutan masih di isolasi di kediamannya. Sementara masih menunggu petunjuk dari ketua Gugus Tugas dan tim medis. Jika diperlukan, maka yang bersangkutan akan dipindahkan isolasinya ke lokasi yang telah disediakan Pemprov Sumbar", jelasnya.

Saat ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solok Selatan tengah melakukan tarcking dan penelusuran terhadap perjalanan pasien. Termasuk, melakukan pengambilan Swab terhadap keluarga dekat, orang yang pernah kontak erat selama 14 hari terakhir dan kerabat lainnya.

Selain itu, seluruh staf yang berdinas di Disperindagkop dan UKM juga dilakukan pengambilan sampel Swab. Termasuk melakukan penyemprotan disinfektan di area kantor.

"Diharapkan kepada masyarakat yang merasa pernah kontak langsung dengan pasien agar melaporkan diri kepada tim medis terdekat untuk dilakukan uji Swab. Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19", pungkasnya. (men)

NASIONAL

 
Top