mediaterobos.com, Solsel- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, mengaku belum bisa menetapkan jumlah penerima Bantuan Sosial (Bansos) yang dianggarkan melalui dana APBD di kabupaten itu. Hal ini dikarenakan, hingga saat ini belum adanya penetapan data penerima bansos dari Kementrian Sosial untuk Kabupaten Solok Selatan.

"Hingga saat ini Pemkab Solok Selatan masih terkendala dalam penetapan data penerima Bansos yang bersumber dari dana anggatan APBD. Karena data by name by adress penerima dari Kementrian Sosial belum keluar," kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari, Zulkarnaini di Padang Aro Kamis, (14/5/2020).

Menurutnya, jika dilakukan penetapan data penerima Bansos yang bersumber dari APBD. Dikhawatirkan, terjadinya data ganda antara penerima Bansos dari Kementrian Sosial dengan penerima Bansos yang bersumber dari APBD Solok Selatan.
"Jadi jika dipaksakan, akan menjadi temuan dan bisa bermasalah dengan hukum dikemudian hari. Diharapkan kepada masyarakat untuk bersabar hingga data penerima Bansos dari Kementrian Sosial dikeluarkan. Sehingga kita bisa langsung menetapkan data penerima Bansos yang bersumber dari APBD Solok Selatan," jelasnya.

Bahkan sampai Rabu, (13/5/2020) malam lanjutnya, Dinas Sosial bersama PSM, TKSK dan tenaga ahli untuk melakukan penyesuaikan data yang masuk dari seluruh nagari agar tidak ditemukan data yang ganda.

"Terkait dengan masih adanya warga yang belum menerima Bansos nantinya. Pemkab Solok Selatab akan membantu dengan sembako yang berasal dari CSR perusahaan yang sudah diterima. Setidanya, dari hitungan kita ada sekitar 77 persen warga Solok Selatan nantinya yang akan menerima Bansos ini," tandasnya. 
 
Top