MEDIATEROBOS.COM

Solok Selatan- Bantuan pemerintah yang digadang-gadang akan segera digulirkan untuk membantu meringankan beban ekonomi warga masyarakat terdampak Covid-19, khususnya di Solsel hingga hari ini,  Senin (27/4) masih belum juga ada kejelasannya.  

Sepertinya masyarakat harus rela menunggu saja,  sekalipun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kabupaten berjuluk Nagari Saribu Rumah Gadang ini juga sudah diberlakukan bersamaan diberlakukan se-Sumbar sejak Rabu (22/4) lalu. 

Ida warga masyarakat Muara Labuh mengungkapkan,  bahwa hingga saat ini, tanda - tanda akan diterimanya bantuan terkait dampak covid itu belum nampak. Entah,  kami serahkan sajalah pada pemimpin mana yang baik. 

Sedangkan masyarakat lain juga mengeluhkan kelambatan adanya bantuan untuk masyarakat.  Jangankan untuk segera menerima bantuan uang tunai,  masker saja yang menjadi kebutuhan untuk kami jika ada keperluan keluar rumah juga belum ada juga dibantu. 

Beberapa wali nagari di Solsel yang berhasil dimintai komentarnya terkait masih lambatnya dana bantuan tunai dampak Covid-19 dan  pembagian masker masih ada masyarakat yang belum mendapatkannya. 

Seperti dijelaskan Pj.  Wali Bomas Yuli Herman,  bahwa saat ini pihak nagari dibantu Pekerja Sosial Masyarakat (PSM)  tengah memfinalkan data masyarakat yang akan menerima bantuan dari Pusat,  dan Provinsi. 

"hari ini data penerima bantuan itu sudah harus final, dan dilaporkan secara online ke kabupaten, " terang Yuli Herman. 

Untuk Nagari Bomas yang berjumlah Kepala Keluarka (KK) sebanyak 1065, telah dijatah menerima bantuan pusat sebanyak 209 KK, dan bantuan tunai lansung Provinsi sebanyak 96 KK. Sisanya tentu ditunggu pula jatah dari kabupaten,  sisanya baru BTL dari Dana Desa Nagari,  terang Yuli Herman didamping PSM Nagari Bomas,  Novita Sari,  Senin (27/4). 

Sedangkan masalah masker sudah dibagikan pada kepala jorong untuk diteruskan pada warga masyarakat. Memang tidak semua masyarakat akan dapat masker,  setidaknya satu rumah telah dibagi 2 sampai 3 masker, " tambah Yuli Herman. 

Sedangkan Nagari Kapau Alam Pau Duo,  Sebagaimana dikatakan Sekna,  Ahmad Rifai, jumlah Kepala Keluarga yang akan menerima bantuan BTL dar Pusat sebanyak 96 KK,  sedangkan dari Provinsi hanya dijatah sebanyak 67 KK. 

" Dari total KK dinagari Kapau Alam Pauh Duo,  sebanyak 175 KK, pihak nagari sudah menyiapkan anggaran BTL dari dana DD untuk sebanyak 97 Kepala Keluarga," terang Ahmad Rifai,  Senin (27/4).

Ditempat lain,  Pj.  Nagari Pasir Talang Barat,  Bedriono,  saat ini stafnya dibantu bamus,  dan  PSM,  tengah memvalitidasi data untuk disampaikan ke pusat dan provinsi. 

" nagari Ini dijatah 77 KK yang akan menerima bantuan Pusat,  dan 46 KK yang akan menerima bantuan dari Provinsi,  dari total Kepala Keluarga di Nagari ini sebanyak 710 KK, " tambah Bendriono. 

Sementara untuk pembagian masker dinagari Pasir Talang Barat diserahkan sepenuhnya pada kepala jorong, dengan total masker yang dibagikan sebanyak 850 lembar, empat ratus bantuan dari Pemkab.  Solsel dan 450 lembar dibeli Pemerintahan Nagari,  " demikian  Bendriono. 

Sementara itu Kepala Bidang Sosial,  Dinas Sosial, PMD/N Solsel,  Andry Gustova menjelaskan,  bahwa saat ini pihak kabupaten masih menunggu data Pusat untuk yang akan dibantu. 

" kita selalu inten untuk mengkomunikasikan masalah bantuan untuk Solsel,  pihak Kementerian menjanjikan dalam minggu ini data penerima bantuan dari Pemerintah Pusat akan final," kata Andry Gustova. 

Kepada masyarakat diminta untuk bersabar, karena data itu secara Nasional di lakukan valitidasi data. Jika data sudah clear maka,  masyarakat penerima bantuan tunal lansung akan sama - sama menerima nantinya,  baik yang dari provinsi,  kabupaten maupun dari nagari sendiri.(men)
 
Top