TEROBOS

Solsel- Musrenbang Kecamatan Sungai Pagu digelar di gedung serbaguna Lundang Nagari Pasir Talang Barat, Rabu (11/3), dibuka secara resmi Sekdakab. Solsel, H. Yulian Efi, dihadiri, Wakil Ketua DPRD Solsel,Armensyah Johan, dan tujuh dari sepuluh orang anggota DPRD Solsel dari Dapil Sungai Pagu lama, Kepala Bapeda Solsel, Dr. Yul Amri, Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab. Solsel, Camat Sungai Pagu, Muspida Sungai Pagu, perwakilan OPD serta Wali Nagari yang ada di Kecamatan Sungai Pagu.

Bupati Solsel dalam sambutan yang dibacakan Sekdakab. Solsel, H. Yulian Efi mengajak peserta Musrenbang Kecamatan
 agar serius berdiskusi dan menghimpun segala bentuk usulan kegiatan pembangunan prioritas yang nantinya akan dibahas dalam forum OPD/ Lintas OPD dan Musrenbang tingkatKabupaten untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021.

“ sekaitan dengan banyak keterbatasan, kepada peserta musrencang diminta untuk dapat mengoptimalkan usulan yang betul-betul prioritas untuk dapat dilaksanakan pada pembangunan tahun berikutnya,” harap Sekdakab. Solsel. H. Yulian Efi.
Bahkan yang sangat perlu di perhatikan adalah keterbatasan dari sisi kewenangan anggaran dan waktu, serta adanya batasan aturan kewenangan  antara Pemerintah Nagari, Kabupaten, Provinsi dan Pusat,” tukuk Yulian Efi.

Ditambahkan Yulian Efi, sekaitan dengan visi Pemkab Solsel yaitu Mewujudkan Masyarakat Solsel Sejahtera dan Religius tahun 2021, maka tema pembangunan tahun 2021 disinergikan pula yaitu, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan sumberdaya manusia, pengelolaan sumberdaya alam dan tata kelola Pemerintahan.

Meski Solsel sudah keluar dari predikat sebagi daerah tertinggal  di Indonesia, namun secara statistik ada beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian. Dimana tingkat kemiskinan kabupaten Solsel mengalami kenaikan dari 7,07 % pada tahun 2018 menjadi 7,33 % pada tahun 2019. 

Selain itu, laju pertumbuhan ekonomi juga mengalami perlambatan, pada tahun 2019 mengalami perlambatan 5,14 % tahun 2018 menjadi 5,05 % pada tahun 2019. Hal yang sama juga terjadi pada Indek Pembangunan Manusia, pada tahun 2018 pada angka 68,45meningkat dari tahun 2017 67,71. Data tersebut menuntut kita untuk tetap konsentrasi pda persoalan kesejahteraan dalam kehidupan bermasyarakat,” terang Yulian Efi.

Dikesempatan itu, H. Yulian Efi juga menggambarkan tentang lanjutan pembangunan insfrastruktut dasar, diantaranya pemeliharaan berkala jalan Koto baru- Pakan Sabtu, lanjutan pembangunan jembatan Ambayan, Jembatan Panai, peningkatan jalan ke pemukiman, peningkatan sarana olahraga, peningkatan sarana kesehatan dan pendidikan serta sarana sanitasi masyarakat.

Sementara itu, mitigasi bencana dilakukan pembangunan pengaman sungai batang lawe, batang cangkar, batang pagu MPL, batang Sipotu Sako Utara, dan normalisasi aliraan Sungai Batang Kula, sedangkan peningkatan jalan nasional terus ditingkatkan melalui dana APBN.

Sementara itu, Camat Sungai Pagu, Rolli Almar dikesempatan itu menjelaskan bahwa peserta musrenbang kecamatan terdiri dari unsure forkopimcam, unsur pemerintahan kecamatan dan unsure pemerintahan nagari serta adanya delegasi dari masing-masing nagari sebanyak 5 orang. Sedangkan nara sumber berasal dari Bapeda kabuapten Solsel, perwakilan OPD Kabupaten Solsel, Camat Sungai Pagu dan Pendamping Desa dan Lokas Desa Kecamatan Sungai Pagu.

Dipenghujung acara pembukaan sebelum dilakukan diskusi, Kepala Bapeda Solsel, Dr. Yul Amri memaparkan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan musrenbang serta memaparkan arah kebijakan Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan sebagai bagian terpenting dalam melakukan musyawarah.

Turut memberi sambutan Wakil Ketua DPRD Solsel, Armensyah Johan, yang mengajak peserta musrembang untuk dapat menyatukan persepsi dalam melahirkan usulan yang prioritas untuk disepakati. 

Sebagai wakil rakyat kami akan terus memonitor dan memantau setiap usulan dari masyarakat, terutama yang sangat urgen untuk dilakukan atau yang prioritas untuk dilaksanakan pada tahun berikutnya, demikain Armensyah Johan . (men) 
 
Top