mediaterobos.com Solsel- Tujuh Kursi Anggota DPRD Solok Selatan masih Kosong Pada Rapat Paripurna istimewa ketiga hari Jum'at 16/8 mendengarkan Pidato Kenegaraan penyampaian RUU APBN 2020.

Sebelumnya Lima orang anggota hadir pada pembukaan Sidang Paripurna DPRD Solok Selatan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada sidang Tahunan MPR RI.

Lima orang  anggota DPRD tersebut Yaitu Zigo Rolanda Ketua, Ali Sabri Abbas Wakil Ketua,  dan tiga orang anggota, Syafril, Meai Aswanto, dan Aprinaldi Ali.

Sampai berakhirnya rapat paripurna istimewa yang pertama tersebut total Anggota yang hadir hanya 12  orang dari jumlah keseluruhan 25 anggota.

Wakil Ketua DPRD Solok Selatan mengatakan mungkin sebagian anggota yang tidak hadir masih letih karena banyaknya tamu yang datang sejak dilantik.

"Positif Thinking aja, mungkin karena masih baru, sehingga masih letih karena banyaknya tamu yang datang mengucapkan selamat ke rumah anggota tersebut", Kata Ali Usai Paripurna tersebut.

Karena masih baru imbuhnya, secara lembaga belum memberikan teguran kepada anggota yang absen tersebut.

"Belum diberi teguran, masih baru masa langsung diberikan teguran", Ujarnya.

Tiga hari setelah dilantik menjadi wakil rakyat Hanya dua orang anggota DPRD yang Masuk sesuai Jam Kantor pada Pkl. 08.00 Wib. Pertama datang Zigo Rolanda Kedua Ali Sabri Abbas.

"Jam Masuk Kantor itu sama pada Pkl. 08.00 Wib, masuk keruang Rapat pkl. 09.00 Wib sesuai Jadwal" Kata wakil Ketua DPRD Solok Selatan Ali Sabri Diruang Kerjanya Jumat 16/7

Menurutnya kegiatan hari ini menyesuaikan dengan jadwal di Jakarta untuk mendengarkan pidato kenegaraan.

"Selambatnya PKL. 8.45 wib sudah masuk ke ruang sidang, kalau belum datang juga, berapapun anggota yang hadir sidang mendengarkan Pidato kenegaraan akan dibuka" tegasnya.

Ia melanjutkan Kinerja anggota DPRD itu sangat dipengaruhi oleh kedisiplinan waktu.

"Mari robah mindset, jangan lagi terjadi penundaan sidang-sidang di DPRD karena anggota belum Kourum", Ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Solok Selatan  sementara Zigo Rolanda mengajak media pers yang bertugas di daerah itu untuk ikut mengawasi  lembaga perwakilan rakyat tersebut.

"Mari bersama mengambil peran Pengawasan, awasi kinerja kami 25 anggota DPRD Solok Selatan agar bekerja maksimal", Ujarnya

Ia berharap media sebagai pilar ke empat Demokrasi tidak hanya menjadi corong tetapi juga sebagai filter.

"Tidak ada yang sempurna berikan Kritikan konstruktif dan memberikan solusi dengan demikian daerah ini akan maju", katanya. (Kaka/men)
 
Top