meiaterobos.com 

Jatisari- Puluhan warga RW 07 antusias mengikuti penyuluhan pengelolaan sampah terpadu, yang digelar oleh Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-104 Tahun 2019 di Wilayah Kodim 0507/Bekasi, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta, di Balai RW 07, Minggu (3/3).

Hujan deras yang turun sejak pagi Hari, tidak menghalangi antusiasme warga untuk mengikuti Kegiatan non-fisik Satgas TMMD ini.


 Ir. Solihin selaku pemateri dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi mengatakan, sosialisasi ini dilakukan sebagai wahana pelatihan bagaimana pengelolaan sampah organik maupun anorganik. 

"Dimana sampah-sampah organik dijadikan kompos dan bagaimana proses pembuatannya kemudian sampah anorganik dibuat sebagai kerajinan tangan," urainya.

Solihin Melanjutkan, dalam penyuluhan ini juga dipaparkan bagaimana cara dan sistem pembentukan bank sampah. "Agar kedepan bisa memberdayakan masyarakat untuk mengolah sampah sekaligus melestarikan lingkungan," tuturnya.

Dikemukakannya, tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mengubah pola pikir masyarakat mengenai sampah, agar tidak menilai sampah sebagai sesuatu yang tidak bernilai guna. Melainkan, harus menilai sampah sebagai sesuatu yang bisa dimanfaatkan dan bernilai guna, sehingga bisa mendatangkan rupiah.

 “Merawat serta menjaga kebersihan dan lingkungan, sudah merupakan kewajiban dan tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, perilaku untuk membiasakan diri terhadap pola hidup yang ramah lingkungan harus terus menerus disosialisasikan kepada warga masyarakat," tandasnya.

Kegiatan ini diikuti sekira 70 warga RW 07 Kelurahan Jatirasa, termasuk ibu-ibu Kader PKK. "Sosialisasinya bagus Dan bermanfaat buat warga yang ingin Memiliki penghasilan tambahan dari bank sampah, maupun pengolahan sampah agar Memiliki nilai ekonomis," singkat Encum (34) salah satu Kader PKK yang hadir dalam Kegiatan ini.(*)
 
Top