mediaterobos.com 

Jatisari- Tak hanya membangun infrastruktur jalan, rumah tak layak huni (RTLH) program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Kodim 0507/ Bekasi  yang dilaksanakan di Kelurahan Jati Sari , Kecamatan Jati Sari , Kota Bekasi menerapkan  untuk berbudidaya tanaman secara hidroponik pada SMK 7 .Jumat (8/1/19)

" Budidaya tanaman secara hidroponik ini sangat cocot dilestarikan oleh masyarakat yang tinggal di kawasan perumahan. Pasalnya, cocok tanam ini tidak membutuhkan lahan luas dan sedikit attau jarang menggunakanmedia tanah, tak hanya itu, selain praktis, irit dan tanaman ini cepat untuk dipanen." Kata ibu nur Rahayu, s.st dari dinas pertanian pada peyuluhan TMMD non Fisik 104 Kodim 0507/Bks tahun 2019.

“Harapan saya, para pelajar SMK 7 nanti mulai tergugah untuk bercocok tanam dengan model hedroponik. Karena selain irit dan praktis, dengan budidaya ini, minimal kita bisa mencukupi kebutuhan sayur mayur sendiri tanpa harus belanja, ini juga bisa dijadikan komoditas untuk dijual di pasar,” ujarnya.

Menurutnya, upaya budi daya tanaman hidroponik melalui TMMD non fisik agar bisa menambah kegemaran warga dan para siswa SMK 7 untuk berbudidaya tanaman hidroponik. Ini tak lepas dari peran Kodim 0507/Bekasi  dalam melakukan sosialisasi kepada lapisan masyarakat.

“Dan ini salah satu motivasi yang diberikan dalam TMMD non fisik tahun 2019 yaitu, berbudidaya sayuran hidroponik seperti, kangkung, lobak, selada, tomat serta tanaman Cesim,” ucapnya.

Sementara itu salah satu siswa Yani menyampaikan trimakasih pada pihak TNI melalui TMMD Ke - 104 kami mendapatkan ilmu tentang penyuluhan hedroponik.

" Bagi kami siswa pelajar budaya hedroponik sagat menambah ilmu pengetahuan, apalagi di usia kami masih muda diterapkan untuk pengembangnya di lingkungan keluarga dab masyarakat " ucapnya.(*)
 
Top