mediaterobos.com 

Donggala- Pembangunan yang masih belum merata sebabkan beberapa daerah di Pulau Kalimantan memiliki perekonomian yang rendah, terutama desa-desa yang dipedalaman serta perbatasan, lagi-lagi yang menjadi masalah akses jalan yang susah untuk menuju desa-desa tersebut, kondisi alam yang yang sering menjadi alasan untuk pembagunan jalan atau jembatan penghubung antar daerah, jalan yang ada saat ini kondisinya sudah tak layang disebut jalan karna hanya bisa dilalui oleh kendaran roda 4 yang memiliki gardan ganda, bahkan ada yang tak bisa sama sekali dilalui oleh transportasi baik roda 4 mau pun roda 2, sehingga masyarakat harus berjalan kaki untuk melakukan aktifitas, hal ini tentu saja menghambat laju perkonomian di wilayah perbatasan.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wilayah ke 104 memberi sedikit asa pada warga desa Kapiroe Kecamatan Sembakung Kabupaten Donggala, program TMMD sendiri memiliki 2 sasaran pokok, fisik dan non fisik. Kodim 1306/Dgl yang melaksanakan TMMD Wilayah di desa Kapiroe membagun 3 sasaran fisik dan salah satunya pembukaan badan jalan.

“Pembukaan badan jalan sepanjang 700 meter ini diharapkan akan rampung sebelum penutupan TMMD 8 Agustus mendatang, sudah sejak lama warga mengharapkan berbaikan jalan di desanya, kedatangan satgas TMMD disambut dengan gembira oleh warga Kapiroe, kegebiraan itu terlihat saat mereka ikut bergotong royong mengerjakan pembukaan badan jalan” Jelas Kepten Inf Eko Dariyanto Pasiter Kodim 1306/Dgl. (10/03).(*)
 
Top