mediaterobos.com 

Jatisari- Sosialisasi wawasan kebangsaan (Wasbang) kepada masyarakat mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke  104 Non fisik Kodim/Bekasi yang dilaksanakan di  Aula Kel. Jatikramat Kec.Jatiasih Kota Bekasi.Minggu (10/3/19)

"Kegiatan ini antara lain bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk lebih memahami tentang wawasan kebangsaan serta mengetahui tentang empat pilar bangsa," kata Kapten Inf. Alit
 Gusiantoro dari Bintaldam Jaya

Dia mengatakan penyuluhan dan sosialisasi itu menghadirkan pemateri

 Rita Pondaag, Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kabupaten Minahasa Selatan dan Perwira Penghubung Tomohon Mayor Inf Masken Abbas.

Sosialisasi itu diikuti sebanyak 67 0rang antara lain masyarakat , aparat kelurahan, RT/RW, pos yandu dan TNI 

JATISARIH - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019 Kodim /Bekasi kegiatan Non Fisik  melakukan sosialisasi wawasan Kebangsaan ( Wasbang ) kepada masyarakat Kel. Jatikramat Kec. Jatiasih Kota Bekasi.Minggu (10/3/19)

Sosialisasi itu diikuti sebanyak 67 0rang antara lain masyarakat , aparat kelurahan, RT/RW, pos yandu dan TNI 


 "Wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsep cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya didalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Kapten Inf. Alit Gusiantoro dari Bintaldam Jaya


Hakekatnya, wawasan kebangsaan adalah keutuhan secara nasional, yang juga dapat diartikan sebagai cara pandang yang utuh atau menyeluruh dalam lingkup bangsa Indonesia dan demi kepentingan nasional. Artinya, setiap warga negara Indonesia harus berpikir, bersikap dan bertindak secara utuh menyeluruh dalam lingkup NKRI dan demi kepentingan nasional, bangsa dan negara Indonesia.

"Dengan kita mengenali diri dan lingkungan maka sudah tentu lahir dalam diri kita akan rasa bela negara," ujarnya.  

Ia menjelaskan, bahwa bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

"Pancasila merupakan dasar negara Indonesia dan pancasila sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia," ungkapnya. 

Sementara gangguan dan ancaman negara kita yaitu narkoba. "Untuk itu bapak dan ibu-ibu harus menjaga dan mengingatkan anak-anak kita akan bahaya narkoba," pesannya.

Dia menambahkan, kegiatan TMMD di Desa merupakan bentuk kepedulian Negara melalui TNI-AD dan Pemda dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  "Sehingga dibutuhkan kolaborasi antara TNI , Pemda maupun Instansi terkait dan juga masyarakat," jelasnya.

Melalui TMMD, katanya, dapat mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat karena itu dalam pelaksanaan kegiatan diterapkanlah metode gotong royong sehingga masyarakat juga merasa punya tanggungjawab untuk memajukan Desanya, yang mana kegiatan gotong royong di lingkungan masyarakat sekarang ini sudah sangat jarang dilaksanakan.  

Sementara itu, Lurah Jatisari Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada pihak TNI khususnya Kodim 0507/Bekasi  yang telah menjadikan Jatisarih, Kecamatan Jatiasih , Kota Bekasi  sebagai sasaran lokasi TMMD ke-104 tahun 2019

" Sebagai aparat kelurahan saya juga  mengucapkan atas sosialisasi tentang Wasbang yang di sampaikan TNI.Hal ini menjadi lebih memahami  warga masyarakat." Ungkapnya.(*)
 
Top