mediaterobos.com 

Talaud- Tim KKT (Kuliah Kerja Terpadu) Universitas Sam Ratulangi Manado tiba di Makodim 1312/Talaud dalam rangka kerjasama TNI (Kodim) - Unsrat melalui giat TMMD ke-104 di Talaud, Sabtu (2/3/19).

Rombongan berjumlah 20 orang tersebut tiba di Makodim Talaud pukul 08.00 Wita terdiri dari 1 Dosen Pendamping, Ibu Ir. Agnes Mandagi, MT, 6 Mahasiswi, dan 13 Mahasiswa berasal dr FISIP, F. TEKNIK, FMIPA dan FKIP dan langsung disambut oleh Dandim, Letkol Arm Gregorius, SE, M.I. Pol, Kasdim dan Pasiter di ruang rapat Makodim, dilanjutkan giat administrasi pagi.

Sebelum mengunjungi lokasi TMMD, rombongan Unsrat menerima Entry Briefing dari Dandim terkait sinergitas dalam giat TMMD. Pada pukul 10.30 Wita Rombongan Unsrat bergerak menuju lokasi TMMD dpp Pasiterdim, Kapt Arm Kennedy.

Dandim 1312/Talaud, Letkol Arm Gregorius, SE, M.I Pol mengungkapkan, dalam membangun negeri ini tidak bisa hanya oleh salah satu komponen, melainkan harus oleh semua komponen bangsa. Kerjasama Kodim 1312/Talaud dan Universitas Sam Ratulangi Manado dalam TMMD ini merupakan wujud sinergitas kedua komponen dalam membangun negeri, terutama di wilayah terluar utara NKRI.

Selain untuk membangun sinergitas, kerjasama dalam wadah TMMD ini juga bertujuan untuk membangun militansi pengabdian dan semangat bela negara dalam mengabdi kepada bangsa dan negara sesuai kapasitas masing-masing secara sinergis, ujar Dandim.

"Bela negara tidak selalu bermakna dalam konteks militer, namun bisa dalam artian yang jauh lebih luas. Setiap orang, sebagai warga negara, wajib bela negara sesuai kapasitas atau profesinya masing-masing dengan membangun masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai ini," imbuh Dandim.

Lebih lanjut, Dandim mengatakan, Kerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri di Sulawesi Utara ini, merupakan inisiasi Kodim 1312/Talaud bersama pihak Unsrat.

"Diharapkan kerjasama ini bisa menjadi pilot project dalam pengembangan sinergitas TNI-Perguruan Tinggi, melalui TMMD di masa mendatang dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah, tidak hanya di wilayah Sulut, melainkan juga secara nasional," pungkasnya. (Red).
 
Top