mediaterobos.com 

Talaud- Desa Rusoh, adapun Rusoh diambil dari kata Narusohan yang dalam bahasa setempat (bahasa lokal masyarakat Talaud) artinya "Tumbuh Tanpa di Tanam". 

Hal ini menjadi pertanyaan besar apa makna dari kata "Tumbuh Tanpa di Tanam" tersebut. Ditemui dilokasi TMMD, Tokoh Masyarakat  Desa Rusoh Opa Elias Maga (74 tahun) menceritakan awal mulanya Desa Rusoh tersebut.

Pada mulanya Desa Rusoh ini hutan, disaat itu ada seorang petani yang bernama Arure yang ingin membuat lahan pertanian, namun karena masih hutan, ia coba membakar hutan itu untuk dijadikan lahan pertanian. Setelah beberapa hari, dirinya terkejut lahan yang dibakarnya menjadi tanaman umbi-umbian, yakni umbi jalar, Ketela Pohon, Jagung dll, 

"Itu semua tumbuh tanpa di tanam alias tumbuh sendiri," ujar Opa Elias Maga yang sudah memiliki 6 orang anak, 7 orang cucu serta 4 orang cece ini, Minggu (3/3/19).

Dengan melihat hal yang demikian, lanjut Opa Elias Maga, akhirnya Arure menetap tinggal bersama keluarganya di lahan tersebut sambil bercocok tanam, hingga makin bertambah banyak orang yang datang mendiami lahan itu sampai saat ini menjadi Desa Rusoh Kec. Beo Selatan Kab. Kepulauan Talaud yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian Petani, pengrajin anyaman Bika, pembuat Arang Tempurung (Batok Kelapa) dan nelayan. (Red).
 
Top