mediaterobos.com

Donggala- Pembuatan jembatan II Hulubalang yang memang memerlukan banyak kayu agar bangunan kokoh, maka sebelum kehabisan, pihak TNI selalu mengedrop kayu lebih awal. Hal ini dikarenakan antara jarak penyedia kayu dalam program TMMD 104 ke lokasi sangat jauh dan medan yang belum begitu sempurna.

Akibatnya, pernah terjadi kekurangan sehingga sementara waktu pekerja istirahat dan mengerjakan pekerjaan lain dengan harapan pengerjaan yang lainnya juga dapat selesai dan dapat diselesaikan sesuai target.

Hal ini dibenarkan oleh Kopda Hendrik sebagai Satgas Bakubakulu, Sabtu (9/3/19). Ia mengatakan," Memang benar pernah terjadi keterlambatan pendatangan bahan karena jarak antara penyedia bahan yang begitu jauh dan medan yang juga belum selesai ke tempat lokasi. Kami juga tak tinggal diam dan mengerjakan yang lain dengan harapan semua pekerjaan di dalam program TMMD ini selesai tepat sesuai waktu yang ditentukan."

Kopda Hendrik menambahkan, pihaknya akan tetap berusaha bekerja sesuai dengan aturan yang ada sehingga sebelum acara penutupan TMMD pekerjaan dalam program TMMD ini selesai dan dapat dirasakan oleh warga.(edtr)
 
Top