mediaterobos.com 

Talaud- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, gelar sosialisasi mengenai Kerusakan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Desa Rusoh, Jum'at (8/3).

Sosialisasi ini merupakan kegiatan non fisik di TMMD ke 104 yang langsung dihadiri Kepala Desa Rusoh, Darwin Saluan, serta dari TNI Sertu Ronol Gahauna, selaku anggota Staf Teritorial Kodim 1312/Talaud.

Dalam kesempatan tersebut, Anis Ambanaga, SE, Kasubag Perencanaan Evaluasi dan Pelapisan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak) di dapil menjadi pemateri, dan Sosialisasi ini di moderatori oleh Mahasiswa Fisip Unsrat, Alpianus Tempongbuka. Dan acara ini di pandu oleh MC Yohana dari Mahasiswi Fisip Unsrat.

Kasubag Perencanaan Evaluasi dan Pelapisan. P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Alice Ambanaga, SE berpesan, jika sebelum menikah haruslah mempelajari karakteristik masing-masing pasangan.

"Sebelum nikah alangkah lebih baik kenali dulu calon suami atau istri, jalinlah pendekatan sebaik mungkin, pelajarilah karakteristik antara satu sama lain dengan waktu yang lama, agar jalinan cinta dan kasih sayang melekat dalam sebuah ikatan dengan demikian cinta akan tetap terpelihara," jelasnya.

Ia menambahkan, itulah hakikat untuk memelihara cinta harus bisa mendeteksi apa yang menjadi kekurangan dalam suatu hubungan dan kemudian ditutupi bersama saling melengkapi sayap untuk terbang lebih tinggi untuk mencapai harmonisasi cinta kasih yang sejati.

"Harapan saya dari sosialisasi ini terhadap masyarakat Rusoh apabila ada kekerasan terhadap perempuan dan anak di desa ini bisa melaporkan ke P2TP2A," ungkap Anice.

Nampak antusias masyarakat menimbulkan suasana yang hidup dalam kegiatan ini, sebab dengan melihat masyarakat Rusoh yang berbondong-bondong datang sampai memenuhi ruangan.

Bahkan, saking penuhnya masyarakat yang masih berdatangan mereka duduk di luar ruangan untuk mendengarkan dengan senang hati. (Red).
 
Top