mediaterobos.com 

Jatisari- Menjadi sasaran fisik terpanjang, Jalan Terusan Bagol di Kampung Cakung, RT 001/RW 05, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi dalam pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 tahun 2019 Kodim 0507/Bekasi, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta memiliki medan yang tidak mudah.

Kontur tanahnya tidak rata, didominasi oleh tanah merah dan tanah dengan batuan. Di beberapa sisi yang menurun dan berbelok, tak jarang terjadi longsor saat dan usai turun hujan deras. “Di sini mah bukan cuma belok tanah doang kalo ujan. Longsor tanah juga masih suka kejadian, terutama pas di turunan depan rumah saya, sama di turunan pertigaan yang di atas tuh,” cerita Sanip (52) warga Kampung Cakung.

Untuk diketahui, salah satu alasan warga dan terutama pengendara mobil maupun motor menghindari Jalan Terusan Bagol saat hujan adalah, jalannya yang belok dengan tanah merah serta rawan longsor. “Makanya, adanya pengecoran sama pembuatan turap ini, sudah pas banget dah. Mudah-mudahan kagak belok sama kagak longsor lagi pas hujan. Bisa slip roda motor sama mobil di sini, ada udah kejadiannya. Makanya kami terima kasih sekali dibuatkan turap,” tandas Goming (47) yang juga tinggal di Kampung Cakung.

Sementara itu, Komandan SSK Satgas TMMD ke-104 Kodim 0507/Bekasi Lettu Inf Sulaiman menambahkan, keberadaan turap yang dibangun di dua titik di Jalan Terusan Bagol, diharapkan bisa mencegah terjadinya longsor. “Kedua turap itu kita buat di dua titik yang menurun dan berbelok. Mudah-mudahan tidak terjadi longsor lagi,” singkatnya.(*)
 
Top