mediaterobos.com 

Jatisari- Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan, karena di dalamnya mengandung zat-zat yang sangat berbahaya, seperti nikotin, sianida, cadium, methanol, amnonia, karbondioksida, dan lain-lain

Hal ini disampaikan ibu Fenti, Skm dari Dinkes Kota Bekasi dalam kegiatan non fisik TMMD Ke 104 Kodim Bekasi saat meberikan materi  sosialisasi tentang hahaya rokok bagi kesehatan pada siswa SMPN - 39 di Aula SMPN-39
Jl. Wibawa Mukti Asabri Indah Kel.Jatiluhur Kec. Jatiasih Kota Bekas
     
Fenti mengatakan,  bahaya merokok juga dapat menyebabkan kematian. Bahkan dari beberapa pakar kesehatan ada yang mengatakan, merokok dapat mengurangi nyawa seseorang sedikit demi sedikit. 

" Sering kita jumpai dikalangan perokok bukan hanya dari orangtua saja, tetapi anak-anak pun sudah mulai mengonsumsinya. Tempat yang sering kita jumpai bagi para perokok diusia dini antara lain tempat borjo, angkringan atau di warnet. " katanya 

Dalam mencegah menurutnya, hal ini tentunya menjadi salah satu keperihatinan bagi kita semua, karena para perokok diusia dini semakin banyak dan tidak memikirkan bagaimana penyakit atau dampak dari rokok bagi kesehatan.


" Rokok sudah menjadi makanan sehari-hari oleh para kalangan anak usia dini. Dikarenakan rokok sudah seperti sumber ketenangan pada dirinya, padahal rokok sangat berbahaya sekali untuk kesehatannya. " ujarnya 

Lebih jauh disampaikan dan mengingatkan  pelajar bahwa  dari rokok pun juga bisa mempengarui untuk mengonsumsi obat-obatan yang terlarang. Di sinilah peran orangtua harus lebih aktif mengawasi anak-anaknya dalam setiap pergaulan. Jika tidak, sudah pasti pergaulan yang tidak jelas akan mengakibatkan anak melakukan atau mencoba-coba dengan hal-hal yang berunsur negatif. 

" Jumlah perokok dikalangan usia dini semakin hari semakin bertambah jumlahnya. Keadaan ini tentunya sangat memprihatinkan, karena bukan hanya perokok usia dini saja yang membahayakan kesehatannya, tetapi mereka yang menghirup asap rokok dari orang yang sedang merokok akan jauh lebih besar bahayanya apabila tercium (perokok pasif)."  Ucapnya 

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri  sebanyak 178 org Siswa/i, Guru, Bintaldam  Jaya, TNI, Polri serta Dinas kesehatan Kota Bekasi.(*)
      
 
Top