mediaterobos.com Padang Panjang- "Peran dan partisipasi kaum perempuan dalam program Pengarusutamaan Gender (PUG) dan PPRG akan tetap dikedepankan", ujar Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM dr. Rio Akhdanelly, M.Kes saat membuka sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Program Pembangunan (PPRG) di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang di Hotel Aulia, Selasa (29/1).

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh anggota Pokja PUG, Focal Point, unsur Kecamatan dan Kelurahan di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang dengan narasumber dari Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Sumatera Barat Henaldi, S.IP.

Beberapa tahun belakangan, program PUG yang berintikan kesetaraan perempuan dan laki - laki menjadi bagian dan sasaran utama kebijakan pemerintah.

Program PUG mengandung makna sebagai strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia.

"Dalam sektor pemerintahan, secara nyata kita tetap menjadikan kaum perempuan sejajar dengan laki - laki, tidak ada syarat lebih atau khususnya, sepanjang yang bersangkutan dirasa mampu dan pantas untuk mengemban amanah tanpa mengabaikan kewajiban dan kodratnya", jelas Rio.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bersama bahwa kesetaraan sudah harus benar - benar diimplementasikan dengan baik dan bijak, namun tetap berpedoman pada norma - norma dan kepatutan.

Seterusnya, Kepala Bidang P3A Dra. Laswarni menambahkan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang Strategi Percepatan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan melalui Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender. Pengarusutamaan Gender merupakan strategi bagi keadilan gender.

"Dengan PUG diharapkan semua program pembangunan dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan kesempatan dan akses perempuan terhadap program pembangunan, serta dengan adanya kendali dan manfaat untuk perempuan", tambahnya. (gto)
 
Top