mediaterobos.com, Solok Selatan- Data terbaru dampak gempa di Solok Selatan, sebanyak 343 rumah rusak, ditambah dua sarana kesehatan, satu sekolah dan satu mushalla. Korban jiwa tidak ada, namun 48 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Satu orang diantaranya, dirujuk ke RSUD Solok Selatan.

Laporan resmi yang dirilis BPBD Solok Selatan pukul 12.00 WIB, Kamis (28/2), disebutkan bahwa dampak gempa terberat berada di Kecamatan Sangir Balai Janggo. Di kecamatan ini, sebanyak 29 rumah mengalami rusak berat, 115 rumah rusak sedang dan 165 rumah rusak ringan. Dari 48 orang yang mengalami luka-luka, sebanyak 45 orang dari kecamatan ini.

Sekretaris BPBD Solok Selatan, Sumardianto, mengatakan, tim reaksi cepat (TRC) dan assesment terus melakukan upaya penanganan darurat bencana. Pihak BPBD Solok Selatan telah mendirikan posko kesehatan di empat titik, yakni Puskesmas Talunan, Puskesmas Mercu, Puskesmas Bidar Alam dan Puskesmas Abai.

55 KK mengungsi
Sebagian korban gempa di Kecamatan Sangir Balai Janggo, terpaksa menginap di tenda pengungsian. Mereka ini, adalah korban gempa yang rumahnya mengalami rusak berat.

Data BPBD Solok Selatan, jumlah pengunsi korban gempa yang berada di tenda-tenda darurat, berjumlah 55 KK. Mereka sementara memilih tinggal di tenda, mengingat kemungkinan terjadinya gempa susulan. Kondisi rumah yang retak-retak dan sebagian hancur, membuat mereka tidak berani pulang ke rumah.(53/men)
 
Top