mediaterobos.com 

Sumbar- Sekolah TK Kartika 1-61 Jalan jhoni anwar Lapai. melaksanakan jalan-jalan ke pantai gondoriah menggunakan kereta api Sabtu (2/2/19).


Meski diluar mendung, di dalam stasiun bercat putih dan biru itu suasana terasa ceria oleh murid-murid berseragam olah raga hijau dari TK Kartika 1-61 Lapai, Kehadiran mereka tentu saja menarik perhatian seluruh pengunjung stasiun termasuk masinis kereta api.

Rombongan TK Kartika 1-61 Lapai sebelum naik kereta api melaksanakan photo bersama di samping kereta api.

“Yeeeeiy.. kita naik kereta api  ke pantai gondoriah", teriak Muhammad Radju Alfalah Putra dari Sersan satu Al azmi dengan sangat riang kepada teman-temannya. Radju adalah salah satu murid yang ikut dalam rombongan. Ibu Helvina sebagai Kepala Sekolah TK Kartika 1-61 Lapai, mengiyakan ucapan Radju. Pasukan cilik ini berkumpul di stasiun Simpang Haru sejak pukul 08.30 WIB dan akan berjalan-jalan ke pantai gondoriah Pariaman.

Jumlah mereka lebih kurang 20 orang  murid yang didampingi 3 orang guru, Belum lagi ditambah jumlah orangtua dan bapak petugas keamanan yang ikut menemani. 

Tapi sebenarnya mau ngapain sih mereka? Ternyata, acara jalan-jalan ini adalah bagian dari program belajar yang dinamakan ‘Field Trip’. Kata ibu Helvina, program ini mengajak murid berjalan-jalan mengenal dan menggunakan transportasi umum, mengunjungi tempat-tempat tertentu dan mengenal berbagai macam profesi. Kebetulan, Field Trip kali ini bertemakan alat transportasi kereta api dan profesi masinis.

Kegiatan ini Dipandu oleh para ibu guru, sambil menunggu kereta tiba, murid-murid bernyanyi dengan gembira. “Naik kereta api.. tut.. tut.. tut.. siapa hendak turut..,” lagu naik kereta menggema memenuhi ruangan stasiun Simpang Haru. Pukul 08:30 WIB kereta api jurusan pantai gondoriah yang ditunggu-tunggu pun tiba. Anak-anak diminta berbaris rapi lalu dipersilahkan naik dengan tertib memenuhi gerbong pertama dan kedua dari belakang.

Sambil sibuk mengatur murid-muridnya, ibu Helvina bercerita kepadaku kalau Field Trip juga menjadi program untuk semua sekolah TK dan memang sudah ada dalam kurikulum yang dirancang Departemen Pendidikan Nasional.
"Ujar Helvina".

Selain itu juga ketua yayasan TK Kartika 1-61 Lapai, Ny Rielman yudha menyampaikan tujuannya adalah supaya anak-anak bisa mengenal secara langsung jenis transportai umum, bagaimana cara-cara ketika akan naik kendaraan umum sampai tiba di tujuan, dan mengenal berbagai jenis profesi yang ada di sekitarnya,” kata Ny. Rielman yudha".

Sebelum kereta melaju, saat para penumpang cilik itu sudah duduk di bangkunya masing-masing, Ibu Helvina memimpin D'oa naik kendaraan. Setelah itu, perjalanan pun dimulai dengan bapak Achmad dari PT Kereta Api Indonesia sebagai pemandunya.

“Tadinya aku kira setir kereta api itu bulat, sama kaya setir mobil. Ga taunya bentuknya kaya tongkat. Maju mundur gitu jalaninnya,” kata Radju, salah satu murid yang terkesan setelah melihat ruangan masinis.

Sementara itu pak Achmad yang berpengalaman mengawal penumpang cilik dari puluhan sekolah, sempat mengaku kepadaku bahwa dia agak risih ketika ditugaskan memandu anak-anak yang berwisata kereta. Hal itu karena pak Achmad memiliki tanggung jawab besar atas keselamatan mereka. Beliau khawatir kalau sampai terjadi apa-apa.

Setibanya di Pantai gondoriah anak-anak dengan senang hati bergembira ria karena sudah sampai dilokasi tujuannya.

Kepala sekolah TK.Kartika 1-61 Padang Ibu Helvina bersama guru lainnya juga mengisi jadwal yang sudah direncanakan yaitu pertandingan menggigit sendok makan dengan membawa buah kelereng sambil berjalan, lomba menari dan perlombaan lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para guru dan kepala sekolah TK Kartika 1-61 Padang dan orang tua para wali murid.
Azmi(Penrem032).
 
Top