mediaterobos.com 

Solsel- Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria didampingi Ketua TP-PKK Suriati Muzni memperlihatkan piala serta piagam penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) usai Rumah Gadang Panjang Abai mendapatkan peringkat pertama kategori situs sejarah terpopuler pada Kamis malam di Jakarta. (ist)

Padang Aro, (Antaranews Sumbar) - Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat, Muzni Zakaria mengatakan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 yang diraih daerah itu akan menjadi motivasi bagi pelaku wisata untuk mempersiapkan destinasi yang lebih baik ke depan.

"Penghargaan ini diharapkan bisa memotivasi semua pihak yang ada di Solok Selatan bagaimana mempersiapkan pariwisata lebih baik lagi, sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan berimbas pada peningkatan ekonomi," katanya di Padang Aro, Jumat.

Selain rumah gadang panjang dan kawasan saribu rumah gadang memdapatkan penghargaan API, pemerintah setempat juga mempersiapkan destinasi lainnya untuk mendapatkan penghargaan seperti geopark.

Rumah Gadang Panjang, Abai, di Kabupaten Solok Selatan pemenang pada malam puncak Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2018 kategori Situs Sejarah Terpopuler setelah mendapat vote tertinggi sebesar 63,1 persen.

Penghargaan itu, diserahkan oleh Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I, Kemenpar RI, Masruroh kepada Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria pada malam puncak penganugrahan API 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (22/11).

Rumah Gadang Panjang pada kategori Situs Sejarah Terpopuler dengan posisi vote 63,1 persen unggul jauh dari juara II Patung Mejan, Kabupaten Pakpak Barat dengan vote 18 persen dan juara ke III Gua Liangkabori, Kabupaten Muna dengan hasil vote 7,70 persen.

Bupati Muzni berterima kasih kepada semua unsur atas capaian ini dan berharap ke depan wisata Solok Selatan menjadi tujuan wisatwan yang terbaik dan dikenal.

Promosi destinasi wisata katanya, tidak terlepas dari para penggiat wisata dan penggiat media sosial.

"Kami sangat bersyukur atas capaian ini, dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan berperan aktif menjadikan Rumah Gadang Panjang, Abai sebagai juara I pada API tahun 2018 kategori situs sejarah terpopuler," ujarnya.

Penghargaan API merupakan yang kedua diperoleh Solok Selatan karena tahun lalu kawasan saribu rumah gadang juga memperolehnya pada kategori kampung adat terpopuler.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solok Selatan Harry Trisna mengatakan, rumah gadang panjang dengan 21 ruang telah menjadi ikon wisata baru Solok Selatan sehingga harus dikembalikan menjadi destinasi wisata.

"Awalnya tentu adalah perbaikan karena rumah gadang ini dalam kondisi rusak sedang. Kami dari pemerintah berusaha membantu perbaikannya," ujarnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan meminta izin kepada kaum pemilik rumah gadang tersebut untuk menjadikan sebagai cagar budaya.

"Dengan menjadi cagar budaya, pemerintah lebih mudah dalam mengalokasikan anggaran untuk pengembangan rumah gadang tersebut," sebutnya.

Ia juga mendorong pemerintah nagari untuk bisa mengalokasikan anggaran melalui dana desa untuk mengembangkan Rumah Gadang Panjang sebagai objek wisata. (*)
 
Top