mediaterobos.com 

Solsel- Wakil Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat, Abdul Rahman meminta pemerintah nagari (desa adat) di daerah itu untuk mengarahkan penggunaan Dana Desa (DD) ke sektor pembangunan ekonomi masyarakat.

"Alokasi anggaran untuk infrastruktur sudah tersedia di APBD kabupaten, sehingga penggunaan dana desa bisa difokuskan untuk pembangunan ekonomi kreatif," katanya pada acara program inovasi desa di Padang Aro, Selasa.

Selama ini penggunaan dana desa masih terkesan pada infrastruktur, padahal dari APBD kabupaten juga besar porsinya sehingga terjadi tumpang tindih.

Pembangunan infrastruktur Solok Selatan sudah di atas 60 persen berhasil, sehingga dana desa mulai sekarang harus difokuskan untuk pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Dia mengatakan, pemangku kepentingan di nagari, harus bisa mengambil keputusan yang tepat untuk kemajuan ekonomi masyarakatnya.

"Para pemangku kepentingan di tingkat nagari harus bekerja keras untuk menemukan solusi atau jalan keluar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui inovasi," ujarnya.

Dia mengungkapkan, potensi yang paling besar di Solok Selatan adalah setiap nagari memiliki lokasi wisata, dan ekonomi kreatif akan mengikut ke pariwisata kalau dikelola dengan baik.

Kalau potensi pariwisata walaupun kecil katanya, jika dikelola dengan baik akan mendatangkan wisatawan sehingga berdampak pada perekonomian masyarakat.

Untuk promosi pariwisata sekarang tidak susah lagi, sebab ada media sosial yang dapat membuat destinasi cepat terkenal dan bisa mendatangkan banyak wisatawan.

"Untuk bisa menciptakan itu harus ada inovasi oleh pemerintahan nagarinya," ujarnya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari Solok Selatan, Hapison menambahkan program inovasi desa untuk mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nagari, serta membangun kapasitas nagari yang berkelanjutan untuk meningkatkan Kesejahteraan Sosial Ekonomi Masyarakat dan Kemandirian Nagari.

"Bursa inovasi desa diharapkan bisa memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara nasional dan partisipatif sekaligus mendorong percepatan ekonomi masyarakat," ujarnya. (*)


Sumber: Antara Sumbar
 
Top