mediaterobos.com 

Solsel- Kapolres Solok Selatan, Sumatera Barat, AKBP Imam Yulisdianto mengatakan tersangka pelaku pembunuh istrinya Muhammad Budi (26) sempat melukai tiga orang warga yang berupaya menangkapnya saat melarikan diri.

"Warga yang melakukan pengejaran mengepung kontrakan pelaku di Lasuang Batu, dan saat akan ditangkap ia melakukan perlawanan dan melukai tiga orang warga dengan botol kaca yang dipecahkan hingga terluka, bahkan seorang warga harus dioperasi karena nadinya putus," katanya di Padang Aro, Rabu.

Karena ada perlawanan dari pelaku warga yang mengejar melemparinya dengan batu hingga mengenai kepala dan terluka, tetapi ia masih sempat kabur.

Setelah melukai warga pelaku lari ke hutan dan polisi yang mengejar harus menurunkan tim K9 dari Polda Sumbar guna melakukan penyisiran.

Untuk menghindari penghakiman massa, polisi menyusun strategi setelah titik keberadaan pelaku diketahui.

Dia menjelaskan, selang 24 jam usai laporan tepatnya pada Selasa pukul 22.00 Wib polisi berhasil meringkus pelaku di salah satu pondok di kebun di bukit Bulantiak sedang istirahat.

"Tersanga diamankan sedang istirahat di sebuah pondok tanpa perlawanan," katanya.

Dia menambahkan, pelaku dijerat tiga pasal sekaligus yaitu 338 KUHP tentang pembunuhan, 340 KUHP pembunuhan berencana dan 351 (3) penganiayaan berat.

"Pelaku dikenakan pasal 340 KUHP karena sudah merencanakan membunuh istrinya sejak dari rumah," katanya.

Dari pengakuan tersangka ia berangkat dari kontrakannya pada Senin (1/10) pukul 18.00 Wib ke rumah korban dan sudah berniat menghabisi korban karena cemburu korban punya selingkuhan.

Korban pernah menghubungi laki-laki lain menggunakan telepon seluler yang membuat pelaku cemburu berat hingga menghabisi nyawa korban.

Pelaku diantar oleh temannya DN pakai sepeda motor, tetapi belum sampai ke rumah korban pelaku minta diturunkan dan melanjutkan dengan jalan kaki.

Sampai rumah korban pelaku langsung membunuh dengan menyayat tangan korban, dan menusuk dada korban hingga menembus jantung.

Pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap istrinya Resti Nova Dila (21) hingga menembus jantung dan tewas karena rasa cemburu yang berlebihan dan menolak untuk rujuk.

Pasangan ini nikah siri, dan telah berpisah selama tiga bulan tapi suami korban minta rujuk dan ditolak oleh korban karena suami sering melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga 


Sumber: Antaranews Sumbar
 
Top