mediaterobos.com 

Solsel- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, membantu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat dalam percepatan perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-E).

"Kami instruksikan ke tingkat bawah hingga Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk berkoordinasi dengan wali nagari dalam melakukan perekaman data KTP," kata Ketua KPU Solok Selatan Nila Puspita ketika dihubungi dari Padang, Selasa.

Setelah jadwal ditentukan, sebutnya pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk dilakukan perekaman data. Kerja sama itu telah dilakukan sejak Agustus 2018.

"Tidak semua nagari yang kami tentukan jadwalnya, karena Disdukcapil juga memiliki program rekam data keliling. Kami menyasar nagari-nagari yang belum terjangkau oleh Disdukcapil," ujarnya.

Perekaman tidak harus terkonsentrasi di kantor wali nagari.

Perekaman data KTP-e kerja sama KPU dan Disdukcapil itu juga menyasar ke pemilih pemula, khususnya pelajar.

Sosialisasi perekaman data dilakukan di sekolah oleh Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) saat upacara pada hari Senin.

"Selain sosialisasi terkait pemilihan, kami juga mengajak pelajar yang telah memiliki hak pilih untuk memastikan diri sudah terdata sebagai pemilih dan rekam data KTP," ujarnya.

Sementara Kepala Disdukcapil setempat Epi Yandri menyebutkan kerja sama dengan KPU dalam perekaman data pemilih pemula menyasar data yang diberikan KPU berjumlah 7.360 pemilih.

Kerja sama perekaman data KTP-el yang bekerja sama dengan KPU yang telah melayani sembilan nagari dalam sembilan hari, sebutkan akan dilanjutkan pada Oktober ini.

Ia mengakui ada perbedaan data antara Disdukcapil dan KPU. Data Disdukcapil jumlah pemilih pemula berjumlah 6.260 orang, sementara data KPU 7.360 pemilih.

"Data ini akan kami sandingkan," ujarnya.

Ia mengungkapkan hingga pertengahan September, pihaknya telah merekam 2.682 pemilih pemula, sementara data KPU pemilih pemula yang belum rekam data 3.578 orang.

"Ada tambahan 355 orang yang telah kami rekam, jadi total yang belum direkam berdasarkan data KPU 3.223 orang," sebutnya.

Perekaman data dalam menyukseskan Pemilu 2019 akan terus digulikan hingga 17 April 2019, katanya. (*)

Sumber: Antaranews Sumbar
 
Top