Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Solok Selatan, Sumatera Barat, membutuhkan bak prasedimentasi untuk mengolah air keruh yang masuk ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) sehingga air yang diterima pelanggan jernih.

"Sekarang setiap hujan, air yang masuk ke IPA keruh sehingga yang diterima masyarakat juga keruh. Untuk mengatasinya kami butuh bak prasedimentasi untuk mengolah air keruh yang masuk," kata Direktur PDAM Solok Selatan Endri Karani, di Padang Aro, Senin.

Untuk pembuatan bak prasedimentasi, ia mengaku tidak memiliki anggarannya sehingga perlu mencari bantuan ke pemerintah pusat.

Pada 2019, katanya, pihaknya akan dibantu oleh Satker PS PAM Sumbar untuk membuat bak prasedimentasi di IPA Batang Lolo dan Sungai Manau.

"Kami sudah berkoordinasi dengan PS PAM Sumbar dan mereka berjanji akan membantu pembuatan bak prasedimentasi dua unit pada 2019," ujarnya.

Sebelum dibantu, katanya, pihak PS PAM akan meninjau lokasi dan baru diketahui berapa kebutuhan anggarannya.

Untuk mengatasi air keruh yang mengalir ke pelanggan, pihaknya matikan air setiap hujan.

"Sekarang setiap hujan PDAM dimatikan supaya air yang mengalir ke pelanggan tidak keruh," ujarnya.

IPA PDAM Solok Selatan, katanya, hanya IPA sederhana dan saat pembangunan hanya dirancang untuk pedesaan dengan jumlah pemasangan terbatas.

"Ditambah lagi tingkat erosi tinggi serta sumber kekeruhan berdekatan dengan instalasi sehingga yang masuk ke IPA airnya keruh saat hujan," ujarnya.

Masyarakat pengguna PDAM di imbau membuat bak penampungan supaya saat air mati mereka masih memiliki stok.

PDAM Solok Selatan memiliki IPA 18 unit dan yang aktif 16 serta dua lagi sudah rusak dan tingkat kekeruhan air sangat tinggi.

Sedangkan untuk pelanggan PDAM Solok Selatan saat ini mencapai 11.457 sambungan rumah dengan yang aktif 10.961 dan sisanya tidak aktif.

Dia menambahkan secara perlahan akan membenahi PDAM baik secara kelembagaan maupun menertibkan pelanggan yang tidak memiliki meteran.

"Secara perlahan kami lakukan pembenahan supaya PDAM bisa lebih baik lagi memberikan pelayanan pada masyarakat," ujarnya.

Selain itu bagi pelanggan yang memiliki keluhan juga bisa menyampaikannya melalui nomor 0822-6887-2362. (*)

Sumber Antara Sumbar
 
Top