Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Provinsi Sumatera Barat, mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk menjadi tuan rumah lomba qasidah tingkat nasional pada 2020.

"Yang dibutuhkan untuk jadi tuan rumah lomba qasidah tingkat nasional adalah fasilitasnya, dan ini merupakan salah satu upaya mengembangkan potensi pariwisata dan kebudayaan," kata ketua Lasqi Sumbar, Ismail Usman saat menghadiri pembukaan lomba qasidah dan penyelenggaraan shalat jenazah tingkat Provinsi Sumbar, di Padang Aro, Rabu.

Ia mengatakan LASQI Sumbar mencatat 250 group qasidah di Solok Selatan untuk kelas kecil dan menengah ke atas.

Selain itu LASQI Sumbar juga pernah diundang oleh Azerbaijan untuk mengikuti qasidah di sana, dan pihaknya bisa merekomendasikan salah satu group di Solok Selatan untuk mengikutinya pada Oktober 2018.

"Saya siap merekomendasikan satu group Solok Selatan mewakili group ke Azerbaijan dan kalau disetujui saya siap membawanya pada Oktober 2018," ujarnya.

Pihaknya juga siap melatih group tersebut sebelum dikirim ke Azerbaijan sehingga saat tampil bisa maksimal.

Daerah katanya, hanya perlu menanggung transportasi peserta dan setelah itu semua ditanggung oleh duta besar Indonesia di Azerbaijan.

Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan LASQI Sumbar untuk pengembangan group qasidah di kabupaten itu.

Dia berharap group qasidah Solok Selatan tidak hanya jago kandang tapi bisa bersaing di tingkat nasional dan internasional.

"Group qasidah di Solok Selatan cukup banyak, ke depan bagaimana kita menatanya sehingga tidak hanya jago di kandang tetapi bisa tampil di nasional bahkan internasional," ujarnya.

Lomba qasidah dan penyelenggaraan shalat jenazah di Solok Selatan diikuti 11 kabupaten/kota di Sumbar. (*)

Sumber Antara Sumbar
 
Top