Padangpariaman, mediaterobos.com- Rencana pembangunan asrama haji kabupaten Padangpariaman kembali dikebut. Pada sebuah kesempatan Bupati Padangpariaman  menyampaikan kelanjutan pembangunan Asrama Haji yang telah dimulai sejak dua minggu lalu. Diketahui pembangunan sempat terhenti karena tidak adanya penganggaran.

Namun, jelas Ali Mukhni, berkat kebersamaan antara Kementerian Agama, Pemprov Sumbar, Pemkab Padangpariaman dan Legislatif pusat hingga daerah, maka dianggarkan kembali pada tahun 2018 sebesar Rp48 miliar.

"Alhamdulillah, saat ini pekerjaan asrama haji telah dimulai, tukang sudah bekerja. Kita ucapkan terima kasih kepada stakeholder dan masyarakat yang mendukung pembangunan," imbuhnya.

Untuk 2019, tambahnya, akan diupayakan penambahan dana sebesar Rp97 miliar. Hal ini sudah dibicarakan dengan Badan Perencanaan dan pembangunan Nasional (Bappenas) beberapa waktu lalu.

Ali Mukhni mengatakan Asrama Haji dibangun di atas tanah seluas 10 hektare berada di Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai. Ia punya obsesi menjadikan Asrama Haji Sumatera Barat menjadi yang termegah di Pulau Sumatera.

"Asrama haji ini nantinya akan digunakan oleh tiga propinsi yaitu Sumbar,
Jambi dan Bengkulu. Insya Allah menjadi yang termegah dan membanggakan Ranah Minang," kata kandidat terkuat Gubernur Sumbar 2020 itu.

Ali Mukhni menuturkan, kontribusi Padangpariaman terhadap pembangunan asrama haji yaitu pembangunan gerbang pintu masuk dan pembebasan lahan. Ali Mukhni mengaku sedang mendesain gerbang tersebut berciri khas minang. Selain itu pihaknya juga mengajukan dana Rp20 miliar untuk pembebasan akses jalan masuk asrama haji, MAN Insan Cendikia dan lainnya.
 
Top