Solsel- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mendorong pedagang untuk mengurangi penggunaan plastik dalam rangka mengurangi tingkat sampah plastik berlebihan guna menyelamatkan lingkungan.

"Kami akan membuat edaran berisi imbauan kepada pedagang, pemilik mini market dan swalayan untuk mengurangi penggunaan plastik," kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Solok Selatan, Amril Bakri Padang Aro, Rabu.

Apalagi kata dia, saat ini daerah itu sedang mengalami kendala sarana prasarana, termasuk mobil pengangkut sampah makanya kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik perlu ditingkatkan.

Pemerintah daerah akan mencoba merangsang pedagang maupun pemilik mini market untuk menyediakan tempat sampah organik, dan anorganik di lingkungan usahanya.

"Kami kekurangan banyak sarana prasarana, termasuk sumberdaya manusia, serta fasilitas tempat pembuangan akhir (TPA) sampah belum bisa dimanfaatkan," ujarnya.

Makanya kampanye sadar penggunaan plastik yang dilakukan PT Supreme Energy Muaralabuh dinilai bagus dan perlu didukung.

"Saya yakin dengan komitmen Supreme Energy untuk menjaga lingkungan, apalagi ini energy hijau," ujarnya.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup setempat, Novi Hendrik menambahkan sekarang sudah ada tiga bank sampah serta satu LSM di Solok Selatan yang berizin dan aktif mengelola sampah agar bernilai ekonomis.

Dia mengatakan, untuk pemasaran kerajinan hasil olahan sampah ini cukup bagus bahkan jika ingin beli harus menunggu.

"Pemasaran dilakukan oleh pengelola bank sampah itu sendiri, dan ini bisa sebagai peningkatan ekonomi masyarakat kalau ditekuni sekaligus menyelamatkan lingkungan," katanya.

Pemerintah daerah berharap pihak Supreme Energy yang sudah memulai kampanye ini ke depan bisa memiliki masyarakat binaan perihal pengelolaan sampah.

Sementara itu Koordinator Lingkungan PT Supreme Energy Muaralabuh, Fikri Ridany mengatakan pihaknya sekarang sudah mengurangi penggunaan plastik dalam aktivitas sehari-hari.

Sedangkan sampah plastik dan karton yang dihasilkan didonasikan untuk didaur ulang oleh Bank Sampah Madya Hijau.

"Kami ada kerja sama dengan bank sampah Madya Hijau dan setiap sampah plastik yang dihasilakn kami donasikan pada mereka untuk didaur ulang," ujarnya.(*)

Sumbar Antara Sumbar 
 
Top